Kamis, 21 Mei 2026

Buaya di Sangatta

Viral Penampakan Buaya di Kutai Timur, Menilik Monster Sangatta 1996 yang Pernah Memangsa Manusia

Menilik Monster Sangatta tahun 1996 - Beredar video viral penampakan seekor buaya di bawah Jembatan Pinang, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Amilia Lusintha | Editor: Amilia Lusintha

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Beredar video viral penampakan seekor buaya di bawah Jembatan Pinang, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Video viral Buaya Sangatta tersebut diunggah akun Instagram @m_jabl_ dan dibagikan ulang oleh @sangattaku_ pada Rabu, (13/9/2023).

Dituliskan bahwa buaya tersebut berada di Pantai Mini Jembatan Pinang, Sangatta, Kutai Timur.

Tampak dari dalam video, buaya berukuran cukup besar ini berada di tepi pantai.

Adapun buaya ini tidak menujukkan pergerakkan sama sekali.

Diketahui, penampakan buaya di Sangatta, Kutai Timur ini sudah sering terjadi.

Baca juga: Viral Penampakan Buaya Besar di Bawah Jembatan Gang Bone Sangatta Kutai Timur

Mengingat, keberadaan Buaya Sangatta sudah melagenda sejak tahun 1996.

Buaya Sangatta 1996

Ya, pada tahun 1996, salah satu Buaya Sangatta sempat menghebohkan masyarakat setempat.

Dikenal dengan sebutan Monster Sangatta, buaya ini pernah menerkam dan memangsa manusia.

Tepatnya, buaya memangsa seorang wanita bernama Ny Hairani (35) pada 8 Maret 1996 di Sungai Kenyamukan, Sangatta, Kutai Timur.

Jasad dua ekor buaya
Jasad dua ekor buaya "raksasa" dari Kalimantan Timur sedang dipamerkan di pameran Sei Makaham di Bentara Budaya Jakarta, 7 sampai 16 November 2014. Kedua ekor buaya muara, monster Sangatta itupernah menggegerkan masyarakat Kaltim pada tahun 1996 karena telah memangsa dua manusia, seorang di antaranya wanita hamil 7 bulan. TRIBUNNEWS.COM/ABRAHAM UTAMA (TRIBUNNEWS.COM/ABRAHAM UTAMA)

Buaya Sangatta tersebut berkelamin jantan dan berusia sekitar 70 tahun.

Memiliki panjang sekitar 6,6 meter, berat 350 kg, dan lingkar perut 1,8 meter.

Mengutip dari TribunNews, buaya sangatta 1996 ini ditemukan setelah warga menggunnakan bom ikan di tempat yang diduga menjadi lokasi keberadaan buaya.

Kemudian perut buaya dibelah oleh salah satu dokter di Puskesmas Sangatta Selatan yang kemudian terdapat jasad korban di dalamnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved