Kunjungan Presiden Jokowi di Mentawir
Kunjungan Presiden Jokowi, Gubernur Isran Noor Tegaskan Seluruh Warga Kaltim Terima IKN
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor menegaskan perihal dukungan masyarakat Kalimantan Timur untuk ibu kota baru
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor menegaskan perihal dukungan masyarakat Kalimantan Timur untuk ibu kota baru.
Diketahui, Presiden RI Joko Widodo tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kaltim dan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (21/9/2023).
Tak terhitung sudah, Isran Noor meyakinkan masyarakat Kaltim atas kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Bumi Etam.
Dia menegaskan, masyarakat sekitar kawasan IKN dan Kaltim sangat menerima adanya kondisi twrsebut.
Baca juga: Presiden Jokowi Groundbreaking Hotel Nusantara di IKN
"Kondisi masyarakat yang ada di sekitar IKN sangat menerima, tidak ada masyarakat yang menolak," klaim Isran Noor, Kamis (21/9/2023).
Masyarakat disana menurut Isran Noor memberi kesempatan dan peluang ke pemerintah pusat, Pemprov Kaltim dan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) untuk menempatkan Ibu kota negara Indonesia disana.
Serta tidak sama sekali niat dari pemerintah untuk menghilangkan kebudayaan yang ada di sekitar IKN.
"Semua pihak akan dirangkul. Tidak ada yang mau menghilangkan kebudayaan di sekitar IKN," kata Isran Noor.
Baca juga: Isran Noor Satu Helikopter dengan Presiden Jokowi, Menuju IKN Nusantara
Ia meyakinkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan tidak ada yang perlu ditakutkan, karena hadirnya IKN adalah suatu kebanggaan bagi masyarakat
"Rakyatnya malah senang dan bahagia, Kaltim memberi kontribusi yang besar dengan melepaskan sebagian asetnya ke negara sebagai ibu kota negara. IKN milik bangsa dan negara secara keseluruhan," tandas Isran Noor.
Kondisi Kaltim Jelang IKN
Sebelum ditetapkan pada menjadi IKN pada 24 Agustus 2019 silam, ada momen dimana Wagub Kaltim Hadi Mulyadi bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo.
"Tepatnya pada bulan ramadhan. Waktu Itu tanggal 7 Mei 2019," sebutnya mengawali cerita, Kamis (21/9/2023).
Wagub Hadi Mulyadi menyampaikan cerita dimana pada tahun 2019 lalu bertemu Presiden Jokowi yang bertanya terkait kondusifitas Kaltim.
"Saya katakan saat itu ke bapak presiden bahwa pasti sudah banyak masukan-masukan yang beliau terima terkait lokasi IKN. Tapi khawatir tidak tersampaikan, akhirnya saya ungkapkan bahwa Kaltim adalah provinsi yang kondusif dan harmonis," terang Wagub.
Baca juga: Jelang Kunker Jokowi ke Kaltim dan IKN Nusantara, Persiapan Pengamanan Dimatangkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/202230921_Hadi-Mulyadi-dengan-Isran-Noor.jpg)