BKSDA Kaltim Evakuasi Buaya Riska
Ambo Hanya Pasrah Usai BKSDA Kaltim Evakuasi Buaya Riska dari Sungai Guntung Bontang
Tidak banyak yang bisa diperbuat Ambo, setelah mengetahui seekor buaya yang disinyalir adalah Riska, dievakuasi BKSDA Kaltim dari Sungai Guntung
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tidak banyak yang bisa diperbuat Ambo, setelah mengetahui seekor buaya yang disinyalir adalah Riska, dievakuasi BKSDA Kaltim dari Sungai Guntung, Bontang Utara, pada Selasa (3/10/2023) dini hari lalu.
Dalam kesempatan wawancara dengan Tribunkaltim.co, Rabu (4/10/2023) pagi, Ambo mengaku hanya bisa pasrah.
Ia tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran sebelum proses evakuasi ada 3 orang polisi yang berjaga dikediamannya.
Ia dihalangi untuk turun melihat Riska, sebelum diangkut petugas.
Baca juga: Selain Riska Lurah Denny Febrian Sebut BKSDA Kaltim Sasar 2 Buaya Lagi di Sungai Guntung
Baca juga: Berikut Kronologi Relokasi Satu Buaya Berukuran Besar dari Sungai Guntung Bontang
Terlebih lagi banyak tekanan dari masyarakat yang menyasar keluarganya.
Ia makin merasa terpojokkan. Berbagai bentuk intimidasi pun diterima, sampai ancaman terusir dari rumah yang ditempati sekarang.
"Saya mikir-mikir dulu mau berbuat apa. Saya tidak bisa goyang, orang sendiri. Sementara orang banyak disini," kata pria yang terkenal karena konten Buaya Riksa.
Menurutnya percuma saja ia membela diri, menjelaskan ke publik bahwa seharusnya bukan Riska yang direlokasi.
"Tapi sama saja saya ngomong sama angin, orang disini tidak percaya," ungkapnya.
Mesti demikan Ia hanya berharap diberi kesempatan BKSDA Kaltim untuk melihat buaya tersebut.
Lantaran ia khawatir keselamatan predator air kesayangannya itu.
"Saya lihat difoto itu, Riska luka dibagian ekornya. Kasian. Saya cari informasi tapi belum dapat. Saya mau ketemu juga minta keringanan dari BKSDA," terangnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Balai Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Tenggarong Suriawati Halim, sampai saat ini tidak memberikan jawaban atas upaya konfirmasi Tribunkaltim.co.
Sementara itu, dari berita sebelumnya Lurah Guntung Denny Febrian mengungkapkan BKSDA Kaltim, masih akan turun ke lapangan merelokasi dua ekor buaya lagi dari sungai Guntung.
Relokasi itu menggenapkan jumlah buaya yang berhasil diselamatkan BKSDA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231004-Ambo-yang-ditemui-Tribunkaltimco.jpg)