BKSDA Kaltim Evakuasi Buaya Riska

Buaya Riska Sempat Mengamuk Sebelum Diturunkan dari Truk di Penangkaran Balikpapan

Buaya Riska Sempat Mengamuk Sebelum Diturunkan dari Truk di Penangkaran Balikpapan

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Mathias Masan Ola
Youtube/Fitriyani Riska
Buaya Riska Sempat Mengamuk Sebelum Diturunkan dari Truk di Penangkaran Balikpapan. Buaya Riska, buaya di Guntung, Bontang telah menjalin hubungan sejak kecil dengan Pia, anak Pak Ambo. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Buaya Riska Sempat Mengamuk Sebelum Diturunkan dari Truk di Penangkaran Balikpapan.

Buaya Riska yang dievakuasi dari Sungai Guntung di Bontang sudah dibawa ke Penangkaran buaya di Teritip Balikpapan.

Kemungkinan dalam perjalanan panjang dan melelahkan dari Bontang ke Balikpapan buaya itu 'stres' sehingga sempat mengamuk sesaat sebelum diturunkan.

Baca juga: Ambo Boleh Datang Menjenguk di Penangkaran Teritip Balikpapan Jika yang Direlokasi Itu Buaya Riska

Tangkapan layar momen kedekatan Pak Ambo dengan buaya Riska.
Buaya Riska Sempat Mengamuk Sebelum Diturunkan dari Truk di Penangkaran Balikpapan. Tangkapan layar momen kedekatan Pak Ambo dengan buaya Riska. (Youtube Fitriyani Riska)

Buaya Riska, yang dikenal luas melalui konten video YouTube Pak Ambo, telah dievakuasi ke Penangkaran Teritip Balikpapan pada Rabu (4/10/2023) dini hari.

Buaya sepanjang 4,42 meter itu ditempatkan di kolam tersendiri seluas 12x12 meter.

Menurut Manajer Operasional Penangkaran Teritip Balikpapan, Arif Anggoro, Buaya Riska sempat mengamuk sebelum dibongkar dari truk pengangkut.

Namun, setelah diturunkan, buaya tersebut tampak jinak.

"Kemungkinan stres selama perjalanan. Pas masih perjalanan, saya tanya sama sopirnya, banyak bergerak. Jadi agak lambat perjalanan dari Bontang ke Balikpapan," ujar Arif, Kamis (5/10/2023).

Baca juga: Asal Usul Buaya Riska yang Bersahabat Selama 26 Tahun dengan Pak Ambo, Kini Dievakuasi oleh BKSDA

Saat ini, Buaya Riska berada di kolam sendirian di Penangkaran Teritip Balikpapan.

Meskipun sudah diberikan makan oleh Pak Ambo, Buaya Riska tampaknya belum bersedia makan.

Sejauh pengamatannya, Pak Ambo sendiri tampak sedih saat bertemu Buaya Riska di penangkaran. Ia bahkan sempat menangis.

"Dari awal datang itu juga sedih, menangis. Terus hari ini juga sedih, nangis, pas ketemu Buaya Riska," ujar Pak Ambo.

Menurut Arif, Pak Ambo direncanakan akan menunggu selama 3 hari di Balikpapan.

Dalam rentang waktu tersebut, Pak Ambo bakal berkunjung ke Penangkaran Teritip tiap hari.

"Mungkin bakal setiap hari ke penangkaran, tapi yang penting dalam pengawasan BKSDA," ujar Arif. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved