Jumat, 12 Juni 2026

IKN Insight

Air, Pangan dan Kita

Direktorat Ketahanan Pangan pada Otorita IKN, menyelenggarakan pelatihan mengenai pemanfaatan Greenhouse Drip Irrigation System untuk petani ibu kota

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Asnawati Safitri. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

Dr Myrna Asnawati Safitri,
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan SDA Otorita IKN

 

TRIBUNKALTIM.CO - Pada 16 Oktober nanti dunia akan merayakan Hari Pangan (World Food Day/WFD), sebagai peringatan berdirinya Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Food and Agriculture Organization (FAO).

Tahun ini, tema WFD yang diambil adalah 'Water is Life, Water is Food. Leave No One Behind'. Tema ini mengingatkan kita semua tentang peran penting air dalam kehidupan. Air adalah elemen esensial dalam sistem pangan kita.

Menempatkan air sebagai tema sentral dalam WFD kali ini terasa makin penting mengingat kemarau yang lebih kering dan panjang sedang kita hadapi.

Kekeringan dan kebakaran terjadi dan mengancam di banyak tempat. Tidak berlebihan kiranya jika hal ini dirasa mengganggu produktivitas pertanian, dan pada gilirannya perlu diwaspadai terkait dengan ketahanan pangan kita.

Memelihara sumber-sumber air dan menerapkan pertanian yang hemat air adalah hal penting yang perlu terus diingatkan. Tentu ini bukan hal yang baru, namun kadang kita lupa begitu musim penghujan tiba.

Seminggu lalu, Direktorat Ketahanan Pangan pada Otorita Ibu Kota Nusantara, menyelenggarakan pelatihan mengenai pemanfaatan Greenhouse Drip Irrigation System untuk para petani ibu kota.

Baca juga: Investor Kereta Langganan Indonesia akan Investasi di IKN Nusantara, dari Jepang, Korsel dan China

Baca juga: Objek Wisata Maratua dan Derawan Berau Harus Jadi Penyokong IKN Nusantara

Tujuannya adalah mengenalkan pertanian hemat lahan dan air. Para petani berkesempatan mempelajari teknik pertanian modern dengan teknik irigasi tetes di rumah kaca. Pelatihan ini mendukung pengembangan berbagai model pertanian perkotaan yang memadukan teknologi tepat guna.

Pertanian perkotaan dalam berbagai bentuk, seperti pertanian atap gedung, pertanian vertikal, pertanian pekarangan, dan pertanian dalam rumah kaca sedang disosialisasikan kepada petani-petani di IKN.

Pertanian perkotaan ini akan menambah jumlah ruang hijau yang tersedia. Selain tentu saja untuk ketahanan pangan. Pertanian perkotaan juga memberi ruang partisipasi yang bermakna bagi para petani dan keluarga petani yang saat ini ada di wilayah IKN.

Teknik irigasi tetes dalam pertanian di rumah kaca diharapkan membantu mewujudkan pertanian hemat air. Berbagai bentuk pemanenan air hujan (rainwater harvesting) juga perlu diketahui dan dipraktekkan petani. Akan sayang jika air hujan terbuang mengungat curah hujan yang relatif tinggi.

Selain itu, kita semua perlu menjaga ketersediaan dan kualitas air di hulu dan di Daerah Aliran Sungai. Deforestasi tentunya harus dikendalikan. Demikian pula pencemaran pada badan-badan air perlu pengawasan ketat.

Kearifan dalam mengelola air akhirnya menjadi salah satu kunci penting bagi keberlanjutan pertanian kita. Petani memerlukan pengetahuan teknis dan praktikal untuk ini. Selain itu, kelembagaan dalam pengelolaan air juga tidak bisa dilupakan. Dengan cara itu kiranya air untuk kehidupan benar-benar dapat kita wujudkan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved