Berita Kaltim Terkini
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Olahraga Paddling di Beras Basah Bontang
Kunjungan kerja (Kunker) Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik ke Kota Bontang turut melihat potensi wisata yang dimiliki
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Kunjungan kerja (Kunker) Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik ke Kota Bontang turut melihat potensi wisata yang dimiliki.
Melalui dermaga Tanjung Laut, Bontang Utara, Kota Bontang, Akmal Malik didampingi OPD terkait Pemerintah Kota menuju Pulau Beras Basah yang merupakan pulau kecil yang terletak di tengah laut masuk area perairan Kaltim.
Luasnya sekitar 1 hektar dan memiliki mercusuar setinggi 15 meter berfungsi untuk navigasi kapal, jarak pulau dari pusat kota Bontang sendiri sekitar kilometer.
Sekitar setengah jam rombongan menempuh perjalanan menggunakan speedboat berjarak 3 kilometer dari dermaga.
Sampai disana Pulau Beras Basah, pesona laut memukau Pj Gubernur Akmal Malik.
Baca juga: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Ingatkan DPRD-Pemkot Bontang tak Terlalu Akur, Ini Alasannya
Baca juga: Akmal Malik Dikagetkan Wanita Kesurupan di Tengah Perbincangan soal Buaya Riska Bontang
Pria yang juga hobi berolahraga paddling mengeluarkan peralatan, dan langsung mengarungi perairan sekitar pulau didampingi atlet dayung Kota Bontang.
"Saya sudah 4 bulan tidak olahraga ini (paddling) ini baru mulai lagi, disini sangat bagus dan menarik terus dikembangkan," sebut Akmal Malik, Jumat (13/10/2023).
Pulau ini memiliki daya tarik berupa pasir putih, pemandangan bawah laut, dan mercusuar.
Perairan di sekitar Pulau Beras Basah memiliki ombak yang tenang sehingga dapat digunakan untuk snorkeling dan olahraga laut lainnya termasuk paddling.
Olahraga paddling yang dilakukan Pj Gubernur Akmal Malik bisa dilakukan dengan menggerakkan papan menggunakan tangan atau pendayung.
"Wisatawan bisa mengunjungi dan berolahraga, serta menikmati indahnya pantai, saya kira ini menjadi potensi besar dikembangkan," tukasnya.
Menurut Akmal Malik, Pulau Beras Basah memiliki pesona tersendiri, Pemkot Bontang bisa terus berinovasi dalam pengelolaan objek wisata agar bisa terus dikunjungi wisatawan.
"Bontang memiliki potensi darat dan laut. Tempatnya indah sekali dan bersih, untuk pengelolaan jangan persoalkan kewenangan, siapa yang terdekat itu bertanggung jawab, bisa kita kolaborasikan (antar pemerintah) terkait wisata," jelasnya.
Berbagai mekanisme bisa dilakukan, untuk menarik wisatawan agar objek ini diminati, sehingga menjadi kebanggaan bersama.
Apalagi, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang ada di Kaltim akan kedatangan jutaan penduduk yang akan mencari tempat destinasi wisata penghilang penat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231013-Pj-Gubernur-Kaltim-Akmal-Malik-1.jpg)