Berita Pemkab Kutai Kartanegara
Edi Damansyah-Maslianawati Lantik Pengurus KTNA-KWT Tabang
Edi Damansyah-Maslianawati Lantik Pengurus KTNA-KWT Tabang di balai Desa Bila Talang
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Kukar, Maslianawati Edi Damansyah, melantik Pengurus KTNA dan KWT Kecamatan Tabang, pekan tadi di balai Desa Bila Talang.
Pengurus KTNA Tabang 2023-2028 dipimpin oleh Novelian Tiban, sedangkan pengurus KWT Kecamatan Tabang 2023-2028 dipimpin oleh Betty Daniel.
Edi Damansyah dalam arahannya mengatakan bahwa KTNA memiliki tradisi yang luar biasa saat memilih keputusan yaitu dengan melakukan Rembuk (Musyawarah) oleh seluruh anggota sehingga keputusan yang diambil tentunya berdasarkan kesepakatan seluruh anggota KTNA.
Dengan begitu ungkap Edi Damansyah, ada satu hal yang harus terus diperbaharui yaitu data anggota KTNA yang harus terus di up date setiap waktu.
Baca juga: Bupati Edi Damansyah Sambut Baik Tim Ahli UGM Kaji Pertanian Terintegrasi Berbasis Kawasan
Data petani, nelayan dan juga kelompoknya harus terus di diperbaharui dan ini berkaitan dengan penerimaan bantuan karena saat ini bantuan diberikan melalui kelompok.
"Sehingga data kelompok harus terus update,” kata Edi Damansyah.
Menurutnya, KTNA merupakan Mitra pemerintah, untuk itu sebagai mitra pemerintah maka diperlukan keseriusan untuk menangani para petani dan nelayan.
“Pemerintah tidak bisa sendiri mengurusi petani dan nelayan maka diperlukan KTNA sebagai mitra pemerintah untuk membantu,” tegasnya.
Ia juga meminta KTNA untuk terus bekerja dan fokus mengurusi para petani dan Nelayan karena bila bekerja Fokus dan detail pasti akan baik hasilnya dan semua pasti bisa dan hasilnya pasti bisa dimanfaatkan dengan baik.
Baca juga: Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah Terima Audiensi Komisioner Badan Pengawas Pemilu Kukar
Selain itu Edi juga meminta khusus kepada para wanita tani untuk terus menanam karena seorang pertani pekerjaannya menanam.
“Wanita Tani itu ya pekerjaan nya menanam, Minimal memberi contoh menanam di pekarangan agar bisa memberikan contoh kepada masyarakat untuk menggerakkan masyarakat,” pintanya.
Bupati Edi Damansyah juga mengatakan bahwa untuk masalah bibit tidak usah khawatir karena pemerintah melalui Dinas pertanian akan memberikan bantuan bibit kepada para petani termasuk wanita tani.
Dan nantinya jika belum mengerti bercocok tanam maka dinas pertanian dan juga KTNA akan membantu memberikan pendampingan dan pelatihan bagi para wanita tani.
Baca juga: Bupati Edi Damansyah Bantu Selimut Hingga Kompor untuk Korban Kebakaran di Muara Kaman Kukar
“Bibit dan pelatihan bisa disediakan pemerintah yang penting action terlebih dahulu agar bisa mengajak masyarakat untuk bercocok tanam paling tidak di areal pekarangan Rumah” ungkap Edi Mengakhiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/171023_lantik_KTNA-KWT_Tabang.jpg)