Berita Samarinda Terkini
Ramai Aduan Dugaan Pengetapan di SPBU Palaran, Begini Hasil Penyelidikan Kepolisian
Aktivitas motor besar modifikasi diduga penimbun (pengetap) bahan bakar minyak (BBM) di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Warga seputaran Kecamatan Palaran, Kota Samarinda dibuat gerah, dengan aktivitas motor besar modifikasi diduga penimbun (pengetap) bahan bakar minyak (BBM) di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kawasan Mangkujenang.
Warga bahkan sempat merekam aktivitas sejumlah motor bertangki besar yang dikatakan keluar masuk di sebuah gang.
"Warga sini sudah menegur petugas SPBU. Kenapa motor tanki besar dilayani? Petugasnya ketawa saja," beber Akbar (49), salah seorang warga Palaran.
Ada juga Joni (40), warga lainnya mengatakan bahwa pemandangan motor bertangki diduga kuat pengetap BBM bukan hal baru.
Baca juga: Kebakaran di Balikpapan, Sepeda Motor untuk Pengetap BBM Diduga Jadi Penyebab
Baca juga: Sindikat Pengetap BBM Solar Subsidi Terungkap di Balikpapan
Ia mengatakan biasanya motor-motor diduga pengetap itu akan keluar masuk sebuah gang, tepatnya tanah lapang untuk mengumpulkan BBM yang telah dibeli.
"Selain BBM bersubsidi makin langka, kan bahaya bisa menyebabkan kebakaran. Makanya, tolong lha aparat kepolisian bisa menertibkan," harap Joni.
Dikonfirmasi mengenai aduan tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Palaran Kompol Zarma Putra mengatakan, pihaknya sudah bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait keresahan masyarakat tersebut.
Pihaknya bahkan telah melakukan penyelidikan ke dalam gang yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM bersubsidi itu, tepatnya Jalan Mangkujenang atau Jalan Dwikora, RT 24. Kelurahan Simpang Pasir tidak ditemukan adanya perkumpulan pengemudi motor yang diduga mengetap itu.
Selain itu, pihaknya juga tidak menemukan adanya jerigen atau wadah penampungan di pondok dekat tanah lapang yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM.
Baca juga: Pengungkapan Aksi Pengetap Solar Bersubsidi, Polisi Ringkus 3 Pria di Balikpapan
Mereka juga telah memanggil pihak SPBU untuk memberikan imbauan agar selalu menerapkan aturan SOP yang berlaku dalam melayani pengisian BBM.
"Intinya dugaan pengetapan itu tidak kami temukan. Kami telah mengimbau agar setiap SPBU melakukan pengisian sesuai SOP yang berlaku," singkat Kompol Zarma Putra, Senin (23/10/2023). (*)
Polresta Samarinda Bersama Ojol Gelar Pangan Murah, Kapolres: Bentuk Solidaritas dan Kepedulian |
![]() |
---|
600 Personel Polisi Disiagakan untuk Amankan Aksi Aliansi Mahakam di Samarinda 1 September |
![]() |
---|
Samarinda Bergejolak, Aliansi Mahakam Undang Warga Kaltim Turun Aksi 1 September |
![]() |
---|
Warga Samarinda Keluhkan Macet Proyek Saluran Air di Jalan Kadrie Oening |
![]() |
---|
Polresta Samarinda Gelar Salat Gaib untuk Driver Ojol, Doakan Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.