IKN Nusantara
10 Proyek di IKN Nusantara yang akan Diresmikan Jokowi, Ciputra dan Pakuwon Ikut Ground Breaking?
10 proyek di IKN Nusantara yang akan diresmikan Jokowi, Ciputra dan Pakuwon ikut ground breaking?
TRIBUNKALTIM.CO - Sekitar 10 proyek akan di-groundbreaking oleh Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Ground breaking Tahap II di IKN ini dijadwalkan berlangsung 1-3 November ini.
Sebelumnya, ada beberapa raksasa properti yang belum melakukan ground breaking tahap I di IKN.
Diantaranya Pakuwon dan Ciputra.
Belum diketahui, apakah kedua raksasa properti ini akan ikut ground breaking tahap II di IKN.
Baca juga: OJK Bersiap Bangun Gedung di IKN, Proyek Tol Bawah Laut Tunggu Hasil Studi Kelayakan
Pada groundbreaking kali ini, nilai investasi yang berhasil terserap mencapai Rp 12,5 triliun untuk 10 proyek.
Sementara pada groundbreaking sebelumnya, sudah ada proyek senilai Rp 23 triliun yang dibangun di IKN.
Kepala Otorita IKN (OIKN) Bambang Susantono mengatakan, 10 proyek tersebut berasal dari pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun swasta.
Di antaranya adalah rumah sakit, mal yang terintegrasi dengan hotel dan apartemen, beberapa Kantor Pemerintah, Pulau Suaka Orangutan, Bandara VVIP, dan sekolah negeri maupun internasional.
Bambang menjelaskan, target pembangunan IKN tidak hanya berupa angka, namun juga hadirnya suatu ekosistem yang sudah berfungsi untuk dinikmati.
"Bidang yang bervariasi ini menunjukkan bahwa di IKN sudah ada fasilitas-fasilitas dasar bagi masyarakat yang akan pindah tahun depan," jelas Bambang, dikutip dari keterangan resmi.
Salah satu kegiatan groundbreaking yang akan dilakukan adalah relokasi SDN 020 Sepaku dengan konsep dan desain baru di tanah yang diberikan oleh desa sekitar 400 meter dari lokasi awal.
"Dengan begitu, desain community-based development sudah ada di sekolah ini.
Dan semoga sekolah ini bisa menjadi contoh untuk nantinya diaplikasikan di semua sekolah negeri," imbuhnya.
Kegiatan groundbreaking ini merupakan hasil dari proses yang panjang dari jajak pasar tahun lalu.
"Meskipun prosesnya cukup panjang, tapi di sinilah kita bisa menunjukkan bahwa mesin pertumbuhan atau pembangunan mulai berputar sebagaimana yang kita inginkan dari awal,"pungkas Bambang.
Baca juga: Dukung Pembangunan IKN, Walikota Rahmad Mas’ud Nilai Kantor Imigrasi Balikpapan Saatnya Naik Kelas
Ciputra Cari Lahan di Luar KIPP
Ciputra Group akan membangun kawasan terintegrasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Yang di IKN tentu kita siapkan proyek baru, yang kita usulkan ada satu integrated development mengutamakan dengan konsep Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE)," jelas Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata dalam konferensi pers di Citra Maja Raya, Lebak, Banten, Senin (30/10/2023).
Kawasan tersebut akan mencakup hotel, area konvensi, area pameran, perumahan, hingga area golf.
"Jadi akan ada hotel, exhibition, convention dan tentu perumahannya dengan supporting-nya seperti golf, untuk MICE kan dibutuhkan," imbuhnya.
Pengembangan tersebut dipilih karena Ciputra melihat potensi kawasan berkonsep MICE dalam pembangunan kota baru tahap awal
Sementara untuk lokasinya, Ciputra masih mencari tempat yang tepat di luar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan nilai kontrak yang belum dibuat.
"Kita mesti ikut programnya pemerintah, ya secepatnya sesuai pemerintah," tegas Budiarsa soal kapan groundbreaking proyek Ciputra di IKN dilaksanakan.
Sebelumnya, diketahui bahwa Ciputra Group berkomitmen untuk mengembangkan kawasan seluas 300 hektar di IKN.
Baca juga: Jelang Pemindahan 16 Ribu ASN ke IKN Nusantara, Sri Wahyuni Beri Saran ke Pemuda Kaltim
Komitmen ini dilontarkan langsung oleh Budiarsa Sastrawinata saat jajak pasar pada Oktober 2022 lalu yang diikuti sekitar 500 investor potensial tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Direktur Keuangan Ciputra Group Tulus Santoso membenarkan komitmen perusahaannya untuk ikut membangun kawasan yang disebut Jokowi sebagai masa depan Indonesia itu.
"Ya kami berkomitmen secara general. Detail rencananya masih kami hitung," ujar Tulus kepada , Rabu (19/10/2022).
Pakuwon Bangun 3 Hotel
PT Pakuwon Jati Tbk menandatangani perjanjian kerja sama dengan Marriott International untuk membangun tiga hotel berbintang di IKN.
Tiga hotel berbintang yang akan dibangun oleh raja properti asal Surabaya ini adalah Westin, Four Points, dan Tribute Portfolio.
Penandatanganan kerja sama yang digelar di Sheraton Grand Jakarta, Gandaria City, Rabu (13/9/2023).
Ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara PT Pakuwon Jati Tbk dan PT Bina Karya terkait pembangunan pusat perbelanjaan terintegrasi di IKN pada Juli 2023.
Bertindak sebagai saksi Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Dhony Rahajoe dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Direktur Utama Pakuwon Jati Aleander Stefanus Ridwan Suhendra mengungkapkan, pembangunan hotel ini merupakan bagian dari proyek mixed-use Pakuwon di IKN dan akan dilakukan secara paralel bersamaan dengan tahapan pembangunan IKN yang sedang berlangsung.
"Tahap pertama akan dimulai dengan pembangunan hotel Four Points, kemudian diikuti oleh pembangunan Westin dan Tribute Portfolio," jelas Stefanus.
Dalam kesempatan yang sama, President for Marriott International for Asia Pacific excluding China (APEC) Rajeev Menon menyampaikan rasa terima kasihnya karena dapat terlibat dalam pembangunan ini.
Baca juga: Terjawab, Keistimewaan SD Negeri 020 di IKN Nusantara, Diresmikan Jokowi di Tengah Proyek Raksasa
“Pembangunan hotel ini penting bagi kami karena kami berkesempatan menjadi yang pertama kali membangun hotel di IKN bersama Pakuwon sebagai pihak yang memiliki komitmen untuk membangun hotel terbaik dari segala sisi,” ujarnya.
Wakil Kepala OIKN Dhony Rahajoe menyambut baik penandatanganan kerja sama ini.
“Sungguh sebuah kehormatan bisa bekerja sama dengan Pakuwon sebagai perusahaan properti paling top,” ucap Dhony.
Ia juga menjelaskan, properti Pakuwon nantinya akan dibangun di lokasi yang sangat strategis, yaitu depan Taman Sumbu Kebangsaan.
Untuk diketahui, PT Pakuwon Jati Tbk merupakan pengembang properti pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten PWON.
Kini, perusahaan yang dirintis oleh Alexander Tedja tersebut mencetak revenue senilai Rp 6,13 triliun dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 21,38 triliun.
PT Pakuwon Jati Tbk membangun, mengelola, dan mengoperasikan enam pilar bisnis yakni perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen servis, perumahan, kondominium dan perhotelan.
Portofolionya tersebar di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Solo.
Saat ini mereka juga tengah membangun proyek mixed use di Bekasi, Semarang, dan Batam. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Groundbreaking" IKN Tahap II Cetak Investasi Rp 12,5 Triliun"
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ciputra Bangun Kawasan Terintegrasi di IKN, Ada Hunian dan Lapangan Golf"
Basuki Hadimuljono Sebut Air di IKN Bisa Langsung Diminum |
![]() |
---|
Sampah di Kawasan IKN Bakal Diolah di TPST Berkapasitas 70 Ton per Hari, 17 Agustus Sudah Siap |
![]() |
---|
Program Makan Siang Gratis Lebih Penting dari IKN, Keluarga Prabowo: Kalau Belum Mampu, Jangan Dulu |
![]() |
---|
Warga yang Lahannya Terdampak Pembangunan IKN Nusantara Dapat Ganti Untung, AHY: Bukan Ganti Rugi |
![]() |
---|
3.216 PNS Akan Pindah di IKN pada Agustus 2024, Simak Juga Info CASN Penempatan Ibu Kota Baru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.