Berita Kaltim Terkini

Infrastruktur Belum Siap Sepenuhnya, Balikpapan-Samarinda Persinggahan Sementara Warga IKN Nusantara

Infrastruktur Belum Siap Sepenuhnya, Balikpapan-Samarinda Persinggahan Sementara Warga IKN Nusantara

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi kegiatan pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara. Beberapa investor swasta melirik investasi di kawasan IKN Nusantara atau Ibu Kota Negara Indonesia yang baru, menggantikan Kota Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Infrastruktur Belum Siap Sepenuhnya, Balikpapan-Samarinda Persinggahan Sementara Warga IKN Nusantara.

Perkembangan pembangunan infrastruktur IKN Nusantara hingga kini cukup pesat.

Namun untuk menampung ribuan ASN yang segera berkantor di IKN Nusantara, infrastruktur yang ada belum mampu menampung semuanya. 

Baca juga: 10 Proyek di IKN Nusantara yang akan Diresmikan Jokowi, Ciputra dan Pakuwon Ikut Ground Breaking?

Sebagian ASN diperkirakan akan berkantor sementara di Balikpapan dan Samarinda.

Karena infrastruktur dan berbagai kebutuhan warga kota semuanya hampir tersedia di 2 kota besar di Kaltim ini.

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Bagus Susetyo menyinggung terkait hunian pada pemindahan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara mendatang.

Adanya rencana Kota Samarinda dan Balikpapan sebagai daerah mitra akan dilibatkan dalam perkembangan IKN Nusantara, menjadi sorotannya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim tersebut, mengatakan bahwa ASN yang nantinya bertugas di IKN, berpotensi tidak hanya menempati hunian di kawasan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara saja.

Baca juga: Jelang Pemindahan 16 Ribu ASN ke IKN Nusantara, Sri Wahyuni Beri Saran ke Pemuda Kaltim


Namun, dua kota besar Kaltim yakni Samarinda dan Balikpapan, akan menjadi persinggahan sementara yang ideal.

Karena menurut Bagus masih banyak hal yang perlu dibangun di IKN Nusantara, utamanya dalam hal penyediaan hunian.

Karena masih dalam proses pengembangan, wilayah sekitar IKN belum dapat dihuni oleh ASN.

"Misalnya, penyediaan air bersih belum mencapai jangkauan, serta infrastruktur jalan dan lainnya," ujar Bagus, yang juga Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kaltim ini, Senin (30/101/2023).

Baca juga: Terjawab, Keistimewaan SD Negeri 020 di IKN Nusantara, Diresmikan Jokowi di Tengah Proyek Raksasa

Dia juga mengamati bahwa infrastruktur di IKN Nusantara masih belum sepenuhnya memadai.

Tetapi pergerakan penduduk serta ASN dari Jakarta ke Kalimantan Timur pasti akan terjadi.

Untuk itu, Provinsi Kaltim harus siap dengan infrastruktur yang memadai dan pemerintah daerah juga harus memperlihatkan dukungannya.

Kata dia, tidak dapat dipungkiri bahwa potensi perpindahan penduduk ke Kalimantan Timur akan terjadi.  "Sejak sekarang perlu disiapkan fasilitas tempat tinggal untuk mereka," tegas Bagus. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved