Berita Kukar Terkini

Nelayan di Kutai Kartanegara Diminta Gunakan Perahu Fiber, DKP Sebut Lebih Kuat dan Tahan Lama

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) meminta para nelayan di daerah mengalihkan penggunaan perahu berbahan kayu menjadi fiber.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
HO
Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin saat menyerahkan bantuan Pemkab Kukar kepada nelayan berupa perahu fiber. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) meminta para nelayan di daerah mengalihkan penggunaan perahu berbahan kayu menjadi fiber.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan atau DKP Kukar, Asli Husaini, mengatakan, upaya pengalihan penggunaan perahu fiber ini sudah dilakukan Pemkab sejak dua tahun terakhir.

Bahkan, setiap penyaluran bantuan realisasi program 25 ribu nelayan produktif, pemerintah daerah selalu memberikan perahu yang menggunakan bahan fiber.

Baca juga: Puluhan Pelaku Industri di Paser Ikuti Pelatihan Pembuatan Kapal Fiber

Menurut Asli, pemilihan bahan fiber glass ini didasari oleh keunggulan material tersebut yang kuat dan tahan lama. Berbeda dengan perahu berbahan kayu yang cenderung lapuk dan kurang tahan lama.

Selain aspek keawetan dan kekuatan material, sulitnya mendapatkan bahan baku kayu untuk pembuatan perahu merupakan faktor lain yang mendukung peralihan ke perahu fiber.

DKP Kukar juga telah meluncurkan program pelatihan pembuatan perahu fiber sebagai bagian dari usaha pemberdayaan nelayan.

Langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan penggunaan bahan yang ramah lingkungan serta mendukung keberlanjutan usaha nelayan.

Ratusan nelayan di Kecamatan Muara Badak mendapatkan bantuan mesin diesel, mesin ketinting, dan perahu fiber, cool box dari Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin.
Ratusan nelayan di Kecamatan Muara Badak mendapatkan bantuan mesin diesel, mesin ketinting, dan perahu fiber, cool box dari Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin. (HO)

"Kami terus memberikan pelatihan bagi mereka yang berminat untuk membuat perahu fiber," ungkap Asli Husaini, Selasa (31/10/2023).

Dukungan dari komunitas nelayan juga turut mempercepat peralihan dari perahu kayu ke perahu fiber.

Dalam rangka program pelatihan pembuatan perahu fiber, DKP Kukar akan bekerja sama dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung, Sulawesi Utara, yang merupakan bagian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Saat ini, DKP Kukar telah mulai menerima pasokan perahu fiber dari pengrajin di Kecamatan Kota Bangun dan Muara Muntai.

"BPPP Bitung akan mengeluarkan sertifikat yang menjamin kualitas pembuatan perahu fiber dari mereka," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved