IKN Nusantara
Jokowi Bocorkan Harga Tanah IKN Nusantara, Minggu Depan Naik, Bandingkan dengan SCBD dan Balikpapan
Jokowi bocorkan harga tanah IKN Nusantara, minggu depan naik, bandingkan dengan SCBD dan Balikpapan
TRIBUNKALTIM.CO - Harga tanah di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur masih murah.
Hal ini diungkapkan Presiden Jokowi saat bertemu para CEO di IKN.
Jokowi pun membandingkan harga tanag di IKN dengan di SCBD Jakarta maupun di Balikpapan.
Meski demikian, Jokowi juga menuturkan harga tanah IKN bisa melonjak dalam waktu dekat.
Diketahui, Presiden Joko Widodo mengajak para CEO perusahaan untuk segera berinvestasi di kawasan Ibu Kota Nusantara.
Baca juga: Jokowi Hadirkan Lembaga Vital di IKN Nusantara untuk Yakinkan Masyarakat Indonesia dan Investor
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bakal Pindahkan 250 Karyawan ke IKN Nusantara
Jokowi menyinggung harga tanah di kawasan IKN saat masih tergolong murah, yakni di bawah Rp 1 juta per meter persegi.
Namun, menurut Jokowi, bisa jadi harga tanah sudah naik dalam waktu dekat seiring dengan terus dibangunnya kawasan IKN.
"(Harga tanah) di sini masih di bawah Rp 1 juta. Tapi mungkin ini minggu depan sudah naik.
Karena memang harganya naik terus. Kalau peminatnya banyak masa dijual murah?" ujar Jokowi saat memberi sambutan pada acara Kompas 100 CEO Forum di IKN, yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (2/11/2023).
"Ya enggak (dijual murah) lah, Otorita (Otorita IKN) pinter," lanjutnya.
Presiden lantas membandingkan dengan harga tanah di kawasan Menteng dan SCBD di Jakarta yang sudah mencapai ratusan juta per meternya.
Sementara, di Kota Balikpapan yang dekat dengan kawasan IKN, harga tanah sudah mencapai puluhan juta per meter.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga membantah anggapan bahwa pada 2024 nanti pembangunan IKN sudah selesai dibangun.
Menurut dia, yang sudah jelas akan selesai dibangun pada 2024 adalah lokasi upacara HUT RI pada 17 Agustus 2024.
"Tahun depan, itu banyak yang berpikir tahun depan IKN jadi. Siapa yang ngomong? Tahun depan itu kita mau upacara di IKN," ujar Jokowi
"Lapangannya, rumputnya sudah ditanam. Pasti rampung. Kalau ya ng lain-lain itu bisa sampai 15 tahun, supaya tahu, supaya tidak jadi miss (miskomunikasi)," tegasnya.
Namun, menurut Presiden pembangunan IKN bisa lebih cepat selesai apabila sektor swasta mempercepat penanaman investasi.
Baca juga: Jokowi Ajak 100 CEO di IKN untuk Kembangkan Potensi Indonesia, Sebut Aspek Penting Masa Depan Negara
Baca juga: Jokowi Optimis Pembangunan IKN Nusantara Dilanjutkan oleh Presiden Selanjutnya
Dilanjutkan Presiden Penggantinya
royek pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur diyakini tetap akan berlanjut, pada periode presiden berikutnya.
Hal itu diisyaratkan Presiden Joko Widodo, saat disinggung mengenai nasib mega proyek IKN Nusantara ini setelah jabatannya berakhir.
Presiden Jokowi menegaskan bahwa lanjut atau tidaknya proyek IKN Nusantara, tidak perlu diragukan.
Sebab, pemindahan IKN Nusantara telah diatur oleh undang-undang, dan didukung oleh 93 persen fraksi DPR.
“Apalagi yang mau ditanyakan, 93 persen loh,” ungkapnya pada Kamis (2/11/2023).
Percepatan pembangunan juga terus dilakukan.
Terbukti dari banyaknya investor yang masuk sehingga nilai investasi cukup besar, yakni mencapai Rp45 triliun di 2023 ini.
Pembangunan IKN Nusantara seperti yang diharapkan yakni menggunakan 80 persen dari sektor privat atau swasta.
Dan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa terwujud.
Semakin banyak sektor swasta yang masuk ke IKN Nusantara, maka diyakini progres pembangunan juga akan semakin mengalami percepatan.
Ini bukan proyek untuk tahun depan, bisa untuk lima tahun bisa untuk sepuluh tahun.
"Kalau swastanya kencang kenapa tidak,” pungkasnya.
Baca juga: Pembangunan IKN Nusantara Terus Dilakukan, Nilai Investasi Capai Rp45 Triliun
Baca juga: Perdana Berpantun di IKN Nusantara, Jokowi Sampaikan Pantun Pinjam Dulu Seratus di Depan Para CEO
Gagas Sejak 9 Tahun Lalu
Presiden Jokowi akhirnya buka-bukaan soal tahapan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Rupanya, Jokowi sudah mulai kasak-kusuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta, di awal masa jabatannya sebagai Presiden, atau 9 tahun lalu.
Diketahui, saat ini Pemerintah terus mengebut pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara.
Jokowi pun secara periodik memantau langsung tiap progres pembangunannya.
9 tahun lalu, Jokowi mengaku membentuk tim secara diam-diam.
"Sembilan tahun yang lalu secara diam-diam saya bentuk tim untuk melihat kembali gagasan-gagasan yang telah dilakukan oleh presiden pertama, kedua dan selanjutnya," ujar Jokowi saat memberi sambutan pada groundbreaking pembangunan Kompleks Bank Indonesia di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sebagaimana dilansir YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (2/11/2023).
"Dan akhirnya setelah enam tahun studi, berkalkulasi dan berhitung kemudian kita memiliki beberapa opsi.
Beberapa pilihan dan akhirnya terakhir kita putuskan ibu kota kita yang baru, ibu kota negara adalah Nusantara," jelasnya.
Presiden pun melanjutkan, ada sejumlah pertimbangan untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke IKN.
Pertama, saat ini penduduk Indonesia sudah mencapai 278 juta jiwa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 56 persen hidup di Pulau Jawa.
Padahal, kata Jokowi, Indonesia terdiri dari 17.000 pulau.
Pertimbangan kedua, yakni perputaran ekonomi yang juga masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Yang mana sekitar 57-58 produk domestik bruto (PDB) ekonomi berputar di Jawa.
"Lebih terutama lagi di Jakarta sehingga beban Pulau Jawa, beban Jakarta itu memang sudah di luar kapasitas yang dimiliki," tutur Jokowi.
Sehingga menurut Jokowi perlu adanya pemerataan pembangunan, ekonomi dan infrastruktur.
Baca juga: Desain Gedung Bank Indonesia di IKN Nusantara Berbentuk Garuda, Ada Maknanya
Baca juga: Jubir Koalisi Indonesia Maju Tegaskan Prabowo-Gibran Lanjutkan IKN Nusantara, tak Semua Calon
"Oleh sebab itu sejak Presiden pertama Bung Karno sudah memiliki gagasan dan rencana untuk pindah, memindahkan ibu kota.
Pak Harto juga sama ingin memindahkan ibu kota dari Jakarta," tambah Jokowi. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tawarkan Tanah IKN ke Investor Rp 1 Juta, Jokowi: Mungkin Minggu Depan Sudah Naik"
Basuki Hadimuljono Sebut Air di IKN Bisa Langsung Diminum |
![]() |
---|
Sampah di Kawasan IKN Bakal Diolah di TPST Berkapasitas 70 Ton per Hari, 17 Agustus Sudah Siap |
![]() |
---|
Program Makan Siang Gratis Lebih Penting dari IKN, Keluarga Prabowo: Kalau Belum Mampu, Jangan Dulu |
![]() |
---|
Warga yang Lahannya Terdampak Pembangunan IKN Nusantara Dapat Ganti Untung, AHY: Bukan Ganti Rugi |
![]() |
---|
3.216 PNS Akan Pindah di IKN pada Agustus 2024, Simak Juga Info CASN Penempatan Ibu Kota Baru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.