Ibu Kota Negara
13 Badan PBB Dukungan Kebijakan Tata Kelola Pembangunan IKN
Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan berbagai ruang lingkup
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan berbagai ruang lingkup.
Hal tersebut dinyatakan lewat penyerahan Declaration of Intent untuk kerjasama antara PBB dan Otorita IKN, dalam mewujudkan agenda pembangunan berkelanjutan di IKN.
Penyerahan tersebut dilakukan oleh Koordinator Tetap PBB untuk Indoneisa Valerie Julliand, kepada Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dalam pembukaan 6th Spatial Planning Platform (SPP) Conference, di Hotel Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (7/11/2023).
Adapun ruang lingkup kerjasama ini antara lain termasuk perencanaan dan pembangunan kota, Voluntary Local Reviews (VLR).
Baca juga: Ekonomi Kaltim Triwulan III Tumbuh 5,29 Persen, Lapangan Usaha Konstruksi dan IKN Jadi Pendorong
Baca juga: Terjawab Nasib Investasi IKN Nusantara di Tengah Ancaman Tren Melemahnya Rupiah Jelang Pilpres 2024
Kemudian dukungan terhadap mekanisme dan kebijakan tata kelola, digitalisasi, pengembangan eencana induk, dan analisis berbagai potensi kesenjangan yang ada.
"Kolaborasi dengan OIKN dan berbagai entitas ini sangat penting bagi Nusantara dan juga bagi PBB. Melalui kolaborasi ini kita dapat memastikan bahwa semua prinsip, nilai, norma dan standar yang baik dapat diwujudkan," ujar Valerie.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan, bahwa untuk membangun sebuah kota baru perlu dukungan dari banyak pihak, termasuk dari organisasi internasional.
Ia menegaskan, bahwa visi Nusantara sejalan dengan prinsip New Urban Agenda, yang diadopsi pada konferensi UN-Habitat III di Quito, Ekuador pada tahun 2016.
Kepala OIKN Bambang menyebutkan, setidaknya terdapat tiga partisipasi Nusantara dalam kampanye global.
Yakni yang pertama, Nusantara ingin bergabung dalam agenda global dalam melestarikan keanekaragaman hati, dengan meremajakan kekayaan flora dan fauna Kalimantan.
"Kami sedang bekerja sama dengan beberapa organisasi untuk mengembangkan Nusantara Nature Positive Plan, yang akan memandu kita dalam menciptakan kota hutan lestari," kata Bambang.
Selanjutnya yang kedua, pembangunan Nusantara akan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
Di mana saat ini, Nusantara tengah menyiapkan Voluntary Local Review (VLR) dan akan melacak kemajuan SDGs dalam kota tersebut.
Kemudian yang ketiga, Nusantara akan berperan aktif dalam kampanye global dalam isu perubahan iklim.
Untuk mewujdukan hal tersebut, kata Kepala OIKN Bambang mantap menerima dukungan kuat dari lembaga-lembaga nasional dan internasional, termasuk beberapa badan PBB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231107-Penyerahan-Declaration-of-Intent.jpg)