Berita Kubar Terkini
212 TPS Sangat Rawan, Ini Skema Polres Kubar Hadapi Pemilu 2024
Polres Kutai Barat (Kubar) menyiapkan skema pengamanan untuk menjaga agar pemilu 2024 mendatang berjalan aman dan damai
Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Polres Kutai Barat (Kubar) menyiapkan skema pengamanan untuk menjaga agar pemilu 2024 mendatang berjalan aman dan damai.
Sedikitnya 587 personel akan diterjunkan mengamankan pesta demokrasi tahun depan di wilayah Kubar.
Kapolres Kubar AKBP Heri Rusyaman.. mengungkapkan, dari 587 personel ini, tidak semua diterjunkan untuk melakukan pengamanan di lapangan.
200-an personel di antaranya, sebut dia, akan melakukan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selebihnya akan menjadi personel cadangan, yang standby sewaktu-waktu dibutuhkan siap diterjunkan.
Dikatakan, intensitas pengamanan akan semakin meningkat menjelang tahapan kampanye pada 28 November 2023 mendatang.
Baca juga: Respon Gibran soal Pidato Megawati yang Singgung Kecurangan Pemilu 2024, Kalau Ada Bukti, Dilaporkan
Baca juga: Daftar Caleg Tetap Partai Golkar untuk DPR RI Dapil Kalimantan Timur pada Pemilu 2024
Bersamaan dengan itu juga, Kapolres mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk saling menjaga di lingkungan masing-masing.
Dan yang terpenting, adalah warga diimbau untuk tidak terpengaruh dengan berita-berita hoax. "Cek selalu kebenarannya, jangan mudah percaya dengan berita-berita yang masih belum jelas," ungkapnya.
Dalam hal pengamanan, jelas dia lagi, Polres Kubar juga dibackup dari Polda Kaltim.
Selain itu, Polres Kubar juga memetakan daerah rawan konflik pada Pemilu 2024. Disebutkan ada TPS yang dikategorikan rawan, sangat rawan dan kurang rawan.
Dia mengatakan, ada 3 TPS yang dikategorikan sangat rawan. Hal ini, dengan pertimbangan melihat beberapa pengalaman kejadian pada Pemilu-Pemilu sebelumnya.
"Yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa, serta penyebaran hoaks dan hate speech yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Oleh karena itu, masyarakat perlu mewasdai berita-berita hoaks," tegas Heri diruang kerjanya pukul 16.00 sore tadi.
Kapolrs menjelaskan, melalui Operasi Mantab Brata Mahakam 2024 mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Sistem itu didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, dan rehabilitasi melalui penggelaran fungsi-fungsi kepolisian dalam bentuk satuan tugas.
"Kembali saya tekankan bahwa Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai.
Di samping itu, dari atasan juga sudah ditegaskan, bahwa anggota Polri netral. Tugas utama kita adalah menjaga Kamtibmas," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231113-Polres-Kubar-menggelar-simulasi-pengamanan-Pemilu.jpg)