Rabu, 8 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Dinkes Mahulu Catat Tiga Orang Suspect Leptospirosis

Dinkes Mahulu mencatat ada tiga orang di Kampung Ujoh Bilang yang suspect leptospirosis.

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani
Koordinator Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan Mahakam Ulu, Aziz Khoiri (kanan) saat ditemui usai sosialisasi leptospirosis di Balai Pertemuan Umum, Senin (13/11/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat ada tiga orang yang suspect leptospirosis di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). 

Ketiga kasus terindikasi terjangkit leptospirosis itu ditemukan di Kampung Ujoh Bilang.

Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mahulu, Aziz Khoiri usai sosialisasi leptospirosis

Sosialisasi ini digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mahakam Ulu di Balai Pertemuan Umum (BPU), Senin (13/11/2023).

"Terkait dengan leptospirosis yang lagi ramai ini, kita kemarin memang ada suspect tiga. Tapi itu hanya suspect, setelah kita periksa ternyata hasilnya memang negatif," katanya. 

Baca juga: Tindak Lanjut Penemuan Leptospirosis, BPBD Mahakam Ulu Gelar Sosialisasi

Baca juga: DLH Mahakam Ulu Paparkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis RPJPD

Baca juga: Meski Turun Hujan, Siswa di Long Bangun Mahakam Ulu Tetap Semangat Ikut Senam Dalam Rangka HKN

Dari tiga suspect tersebut, lanjutnya, hasilnya menyatakan negatif terkena penyakit leptospirosis

"Hanya dari pemeriksaan yang memang membawa penyakit itu ada dua yang positif," ujarnya. 

Namun untuk mencegah adanya kasus yang sama, maka pihak dari Dinas Kesehatan dengan sigap melakukan sosialisasi dan pemeriksaan ke tempat pasien. 

"Yang sudah kita lakukan, kita adakan sosialisasi ke lokasi tempat si pasien itu, pemeriksaan si pasien itu dengan menggunakan air didih," tuturnya. 

Baca juga: Wakil Bupati Mahakam Ulu Sebut Peningkatan Sarana Pendidikan Penting Dorong Tingkatan Mutu

Selain itu, Dinkes juag melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. 

"Berikutnya sosialisasi ke SD, SMP dan SMA, ke sekolah-sekolah," imbuhnya. 

Termasuk, turut serta dalam sosialisasi yang digelar BPBD guna mencegah terjadinya penyakit leptospirosis

"Kebetulan juga BPBD mengundang kami, jadi ini kita bisa sosialisasi ke masyarakat, petinggi dan aparat supaya nanti kita semua tahu bahwa penyakit ini ada di sekitar kita. Kita juga tahu bagaimana cara pencegahan pengendalian penyakit itu," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved