Sabtu, 16 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Banjir di Samarinda Cepat Surut, 150 Titik Pengerjaan Drainase Rampung November - Desember 2023

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda gencar membangun dan memperbaiki saluran drainase secara tepat dan menyeluruh demi mengatasi banjir.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amalia Husnul A
TribunKaltim.co
Tribun Kaltim edisi hari ini, Kamis (16/11/2023). Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda gencar membangun dan memperbaiki saluran drainase secara tepat dan menyeluruh demi mengatasi banjir. Simak paparan selengkapnya di Tribun Kaltim hari ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda gencar membangun dan memperbaiki saluran drainase secara tepat dan menyeluruh demi mengatasi banjir.

Targetnya, Samarinda yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur itu terbebas dari bencana banjir.

Alhasil, kini genangan banjir di Samarinda pun lebih cepat surut.

Di bawah kepemimpinan Walikota  Andi Harun dan Wawali Rusmadi, pembangunan dan peningkatan drainase di Samarinda untuk mengatasi banjir hingga saat ini telah dilaksanakan kurang lebih pada 150 titik pengerjaan.

Baca juga: Andi Harun Ingin Kota Samarinda Bebas Banjir, Tertibkan Bangunan dan Tinjau Drainase

Baca juga: Viral Penampakan Air Drainase Lebih Tinggi dari Jalan Suryanata, jadi Penyebab Banjir di Samarinda

Baca juga: Andi Harun Tinjau 4 Lokasi Sekaligus: Fokuskan Tata Kota dan Tuntaskan Banjir

Proyek drainase di kota Samarinda tersebut akan rampung antara November - Desember 2023.

Data pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda Kota Samarinda per September 2023 tercatat,  peningkatan saluran drainase yang tersebar di seluruh Kota Samarinda fokus pada lima lokasi sub sistem.

Selain itu, Dinas PUPR Samarinda melakukan mapping titik-titik banjir.

Dipaparkan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) PUPR Samarinda, Hendra Kusuma dari hasil mapping yang dilakukan pihaknya, titik banjir di Kota Tepian tersebar di beberapa kecamatan yakni  Kecamatan Samarinda Utara, Kecamatan Samarinda Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, dan Kecamatan Loa Janan Ilir.

Menurut pria yang karib disapa Hendra, banjir yang melanda Kota Tepian dilatari beberapa penyebab.

Di antaranya curah hujan cukup tinggi, sedimentasi pada saluran drainase dan kapasitas saluran drainase tidak memadai.

“Upaya pengendalian banjir  telah dilakukan Pemkot Samarinda,” ujar Hendra kepada TribunKaltim,  Selasa (14/11/2023).

Pemkot Samarinda secara berkala  melakukan pemeliharaan dan operasional terhadap saluran drainase dan sarana penunjangnya seperti kolam retensi dan rumah pompa.

Dan lanjutnya, pada 2022 lalu, Pemkot Samarinda telah membangun dan merehabilitasi saluran drainase sepanjang keseluruhan 80.000 meter.

"Di mana, pekerjaan tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kota Samarinda," tandasnya.

Cukup Berhasil

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved