Pria Tewas Diterkam Harimau
Harimau yang Terkam Seorang Warga di Sempaja Samarinda Miliki Bobot 100 Kg
Harimau jantan dibawa ke Balai Konservasi PT Gunung Bayan yang berada di Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Setelah melalui proses panjang, akhirnya Harimau yang menerkam Suprianda (27) di rumah bernomor 99, Jalan Wahid Hasyim II, RT 11, Kelurahan Sempaja Barat, Kota Samarinda berhasil dievakuasi, Minggu (19/11/2023) sore ini.
Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto, mengatakan Harimau jantan tersebut dibawa ke Balai Konservasi PT Gunung Bayan yang berada di Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Di sana Harimau tersebut akan menjalani pemeriksaan menyeluruh termasuk uji DNA untuk memastikan jenisnya.
"Sample DNA akan kita kirim ke Jakarta. Hasilnya akan keluar satu minggu ke depan," jelas Ari Wibawanto.
Baca juga: Dievakuasi ke Tabang, Butuh 2 Minggu untuk Memastikan Jenis Harimau yang Tewaskan Pria di Samarinda
Baca juga: Dibius Sebelum Diangkut, Harimau di Sempaja Samarinda Segera Dievakuasi ke Tabang Kukar
Untuk usia macan yang diduga kuat Harimau Sumatera tersebut sudah mencapai usia dewasa yakni 10 tahun.
"Kondisinya sehat dengan bobot kurang lebih 100 kilogram lebih. Panjang 1,8 meter, tinggi 1 meter," imbuhnya.
Ari Wibawanto juga menegaskan bahwa Harimau tersebut akan diobservasi hingga mampu hidup di alam liar kembali.
"Jadi tidak ditembak mati. Karena serangan agresif itu adalah sifat liar dia. Makanya dengan alasan apapun Harimau tidak bisa dipelihara secara pribadi," tegasnya pasca evakuasi.
Apalagi tambahnya, selama ini BKSDA Kaltim tidak pernah menerima surat permohonan izin memelihara dari lembaga konservasi manapun.
"Jadi jelas ini ilegal. Pemilik melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990," ucapnya menegaskan.
Pihaknya bekerja sama dengan Satreskrim Polresta Samarinda dan Balai Gakkum telah melakukan pemeriksaan menyeluruh di rumah tersebut.
Dipastikan selain anjing ras, tidak ditemukan hewa liar lainnya di kediaman milik AS yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Guna Memastikan Jenisnya, Harimau yang Terkam Manusia di Samarinda Bakal Dievakuasi ke Tabang
"Harimaunya hanya satu," ucapnya mantap.
Tepat Pukul 17.30 Wita Raja Rimba tersebut telah dibawa menuju Tabang, Kukar menggunakan dumptruck.
Sebelumnya macan tersebut telah dibius dan dimasukan ke dalam kandang seberat 120 kilogram yang proses pemuatan ke atas truk menggunakan mobil crane. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231118_Harimau-Sumatera-Terkam-Korban-hingga-Tewas.jpg)