Minggu, 19 April 2026

Berita Penajam Terkini

Nama Pj Bupati PPU Makmur Marbun Kembali Dicatut Pelaku Penipuan

Nama Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun, kembali dicatut pelaku penipuan.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Nama Pj Bupati Penajam Paser Utara, Makmur Marbun kembali dicatut pelaku penipuan. Melalui grup WhatsApp yang berisi pegawai hingga tingkat desa dan kelurahan, diminta agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan teks berupa permintaan uang atau hal lainnya, Senin (27/11/2023).  

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Nama Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun, kembali dicatut pelaku penipuan.

Kali kedua nama Pj Bupati Penajam Paser Utara, digunakan pihak tidak bertanggungjawab, untuk melakukan praktik penipuan.

Setelah yang pertama modusnya meminta sejumlah uang ke kepala dinas yang ada di Penajam Paser Utara melalui WhatsApp, kali ini menggunakan aplikasi Facebook dan messenger.

Dalam potongan teks percakapan yang beredar itu, akun Facebook atas nama Makmur Marbun menggunakan foto profil berbaju dinas, meminta kepada salah satu ASN kelurahan, agar mengirimkan sejumlah uang ke rekening atas nama Bustomi.

Baca juga: Pj Bupati Makmur Marbun Pastikan Kesiapan Pengamanan Pilkades Serentak di Penajam Paser Utara

Uang tersebut sebagai biaya penerbitan Surat Keputusan (SK), agar yang bersangkutan bisa segera naik jabatan.

"Di messenger itu katanya akan ada penerbitan SK untuk pemberian jabatan sehingga ada mengirim rekening untuk melakukan transfer," ungkap Kepala Diskominfo PPU Khairuddin, Senin (27/11/2023).

Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu malam (26/11/202). Beruntung korban tidak menanggapi pesan singkat tersebut, dan langsung menyampaikan ke pihak Pj Bupati.

Karena menggunakan aplikasi Facebook dan Messenger, maka menyulitkan pihak Diskominfo untuk melacak lokasi dan identitas pelaku.

Namun demikian, hal ini juga telah disampaikan ke pihak Polres PPU, sebagai tidak lanjutnya.

Baca juga: Pandangan Makmur Marbun soal Warga Penajam Paser Utara Butuh Kades Baru Ketimbang Petahana

"Kalau di fb kami kesulitan melacak lokasinya, jadi arahan dari Pj Bupati memberitahukan lewat media itu adalah hoax, tidak benar," sambungnya.

Karena sebelumnya kejadian serupa sudah pernah dialami, maka pihak Diskominfo berupaya memitigasi, agar tidak ada korban.

Melalui grup WhatsApp yang berisi pegawai hingga tingkat desa dan kelurahan, diminta agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan teks berupa permintaan uang atau hal lainnya, dari nomor yang tidak dikenal.

Atau bisa juga dengan langsung melaporkan kepada pihak Diskominfo setempat, apabila mendapati hal yang sama.

Baca juga: Sejumlah Anak di Babulu Penajam Paser Utara Terindikasi Stunting, Makmur Marbun Bertindak

"Kami minta ke ASN yg sifatnya permintaan begini itu tidak benar. Kami sampaikan ada grup sampai perangkat desa dan kelurahan bahwa itu tidak benar, untuk antisipasi," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved