IKN Nusantara

Budiman Sudjatmiko Ungkap Prabowo-Gibran Bangun 10 Kota Inovasi Digital, Pusatnya di IKN Nusatara

Budiman Sudjatmiko ungkap Prabowo-Gibran bangun 10 kota Pusat Inovasi Digital, pusatnya di IKN Nusatara

Editor: Rafan Arif Dwinanto
KOMPAS.com/ Tatang Guritno
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan politikus PDI-P Budiman Sudjatmiko. Budiman Sudjatmiko ungkap Prabowo-Gibran bangun 10 kota Pusat Inovasi Digital, pusatnya di IKN Nusatara 

Lebih lanjut, Budiman mengatakan upaya besar tersebut membutuhkan investasi sebesar 557 juta dollar AS.

Ia mengatakan, Prabowo-Gibran mengusulkan pendekatan kolaboratif dengan para pemangku kepentingan, mencakup kekuatan otak komunitas, dana, dan dukungan pemerintah untuk mencapai transformasi digital.

“Prabowo-Gibran menawarkan pendekatan kesiapan teknologi dan kesiapan pasarnya adalah kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, inilah kolaborasinya, ada kekuatan otak komunitas, uang, dan pemerintah.

Masing-masing ada hubungannya, kita bangun ekosistem," ucap dia.

Respon Pengusaha

Kalangan pengusaha akhirnya bereaksi soal kritik IKN yang dilontarkan PKS dan Anies Baswedan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengungkapkan, para pengusaha enggan mendengarkan pernyataan partai terkait pemindahan IKN yang disebut tidak akan dilanjutkan jika Capres Anies Baswedan menang Pemilu 2024.

Hal tersebut menyikapi seruan Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang berharap capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan tak melanjutkan upaya pemindahan Ibu Kota Negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) jika nantinya terpilih menjadi Presiden di 2024.

"Saya enggak mau dengar statement individual daripada partai, yang saya mau dengar nanti adalah keputusan dari calonnya tersebut.

Kalau misalnya dia menang jadi presiden apakah betul begitu," kata Shinta kepada wartawan usai menghadiri acara Indonesia Digital Summit 2023, di Four Seasons Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Menurut Shinta, setiap partai tentunya memiliki pandangan yang berbeda.

Bahkan pernyataan dari petinggi partai itu tentu saja memiliki alasan tersendiri.

Baca juga: Cak Imin Jadi Cawapres Anies, Sikap PKB Berubah Soal IKN Nusantara, Dulu Potong Tumpeng di Titik Nol

"Tidak bisa hanya mendengar dari masing-masing partai saja kan itu sulit, karena punya pandangan yang berbeda, pastikan mereka mempunyai alasan masing-masing," jelasnya.

Shinta bilang, untuk saat ini peran pengusaha dalam hal ini Apindo adalah meyakinkan para investor yang akan berinvestasi di IKN.

Bahkan dia juga memastikan bahwa proyek pembangunan IKN ini akan terus berjalan sesuai dengan Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved