Berita DPRD Bontang
Nursalam Sorot Antrean Panjang di SPBU Bontang meski Stok Solar Subsidi Diklaim Aman
DPRD Bontang menggelar rapat gabungan komisi membahas antrean BBM jenis solar subsidi
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - DPRD Bontang menggelar rapat gabungan komisi membahas antrean BBM jenis solar subsidi yang kerap dikeluhkan masyarakat, Senin (4/12/2023).
Dalam pertemuan tersebut beberapa anggota DPRD hadir mewakili masing-masing komisi, di antaranya:
- Amir Tosina;
- Nursalam;
- Abdul Malik;
- Adrof Dita;
- Faisal;
- dan Sumarno;
Dalam hal ini, Nursalam ditunjuk memimpin rapat.
"Ini persoalan serius yang kami harapkan ada solusi dari pertemuan ini," kata Nursalam, membuka rapat yang dihadiri Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kota Bontang, Polres Bontang, Persatuan Leveransir Bahan Bangunan (PLBB), Pertamina Patra Niaga dan perwakilan SPBU.
Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Balikpapan Kala Malam, Konsumen Rela Tunggu Setengah Jam
Pasalnya kuota Bontang diketahui tidak terjadi kelangkaan. Dari alokasi kuota BPH Migas Solar Subsidi mencapai 17.934 kilo liter untuk solar.
Kemudian hingga November realisasi 15.792 kilo liter. Jadi sisa kuota 2.142 kilo liter sampai Desember 2023. Kuota itu juga diklaim cukup hingga akhir tahun.
"Stok aman. Tapi kenapa masih ada masyarakat yang tidak dapat solar dan persoalan antrean semakin menjadi-jadi. Ini benang kusut nya kemana," sambungnya.
Sulit Raih BBM
Ketua PLBB, Ical diberikan kesempatan untuk berbicara. Ia memulai dengan keluhan yang ia dan anggota rasakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231204_Nursalam-DPRD-Bontang.jpg)