Berita Balikpapan Terkini

Tangkal Peredaran Narkotika, Bea Cukai Balikpapan Punya Unit Khusus

Bea Cukai Pusat telah membentuk unit yang terdiri dari pejabat eselon 2 khusus untuk penanganan peredaran narkotika di Indonesia.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala KPPBC TPB Balikpapan Awan Jogyantoro. Dia mengatakan, Bea Cukai Pusat membentuk unit khusus dengan pejabat eselon 2 di Balikpapan untuk menangani peredaran narkotika di Indonesia. Unit tersebut bertujuan memudahkan dan fokus dalam melindungi masyarakat dari barang berbahaya, dengan fokus pada peredaran narkotika dalam dan luar negeri. Unit ini dilengkapi dengan alat khusus seperti x-ray dan pengetahuan terkini untuk mendeteksi modus peredaran narkoba. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bea Cukai Pusat telah membentuk unit yang terdiri dari pejabat eselon 2 khusus untuk penanganan peredaran narkotika di Indonesia.

Unit ini bertujuan untuk lebih memudahkan dan lebih fokus terhadap fungsi tugas untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang barang yang berbahaya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala KPPBC TPB Balikpapan, Awan Jogyantoro.

Baca juga: Paket Ganja dari Medan Nyaris Beredar, Pria di Balikpapan Dibekuk BNN dan Bea Cukai

Baca juga: Bea Cukai Balikpapan Sosialisasikan Tim Klinik Ekspor, Dorong Potensi Bisnis UMKM

Menurut Awan, tupoksi unit khusus ini disesuai dengan bea cukai, yaitu lebih ke peredaran.

"Dari kepabeanan itu kan terkait keluar dan masuk barang dari luar daerah pabean, tapi juga termasuk jaringan jaringan jaringan jaringan narkotik yang ada di dalam negeri ini," papar Awan.

Dia membeberkan, peredaran narkotika di Indonesia biasanya juga ada kaitannya dengan mafia ada di luar negeri.

Awan menambahkan, unit khusus ini juga dilengkapi dengan alat alat khusus, seperti alat x-ray dan seterusnya, untuk mendeteksi barang barang yang disamarkan oleh para pelaku.

"Petugas juga dibekali dengan pengetahuan dan informasi terkini tentang modus modus peredaran narkoba, baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri," pungkas Awan. (*)

Ikuti saluran Tribun Kaltim di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaAdSxwHVvTbruIloW3H

Ikuti kami di Google Berita untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved