Berita Balikpapan Terkini

Bea Cukai Balikpapan Sosialisasikan Tim Klinik Ekspor, Dorong Potensi Bisnis UMKM

Bea Cukai Balikpapan mensosialisasikan Tim Klinik Ekspor yang berisi berbagai instansi pemerintah terkait usaha ekspor

Penulis: Ardiana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ARDIANA
Bea Cukai Balikpapan Sosialisasikan Tim Klinik Ekspor pada Awak Media di Hotel Horison Sagita Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/HO/Bea Cukai 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bea Cukai Balikpapan mensosialisasikan Tim Klinik Ekspor yang berisi berbagai instansi pemerintah terkait usaha ekspor.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Balikpapan, Wijaya Arif mengatakan, tim tersebut telah dibentuk Walikota Balikpapan melalui Surat Keputusan Nomor 188.45-455/2021 tentang Pembentukan Tim Klinik Ekspor Balikpapan.

Dengan tujuan memberikan layanan satu pintu untuk para pelaku usaha Kota Balikpapan terkait pengembangan ekspor usahanya.

"Sebenarnya tidak harus ekspor. Bahkan ketika ada rekan UMKM yang baru mencoba bisnis dan tidak mengerti izinnya, silahkan datang dan tanya," jelasnya, Rabu (23/8/2023).

Baca juga: Bea Cukai Belum Temukan Selundupan Barang Terlarang yang Dibawa Jamaah Haji Embarkasi Balikpapan

Baca juga: Viral Jemaah Haji Pakai Emas 180 Gram saat Pulang dari Arab Saudi, Bea Cukai: Harganya Rp 900 Ribu

Ya, tim klinik ekspor tersebut juga mendukung penuh pengembangan usaha UMKM di kota Balikpapan.

Sehingga, bagi Arif, tim ini menjadi komitmen bea cukai dalam mengembangkan UMKM di kota Beriman.

"Tim ini sebagai komitmen Beacukai untuk turut bersama memajukan kota Balikpapan dan membantu UMKM juga," jelasnya.

Bagaimana tidak, beberapa UMKM telah mendapat inisiasi asistensi dari bea cukai. Seperti UMKM Patra Wonderfood Snack.

Baca juga: Andhi Pramono Ditahan, KPK Ungkap Dosa Eks Kepala Bea Cukai Makassar: Jadi Broker Pengusaha Hitam

Bahkan, beberapa waktu lalu, Bea Cukai Balikpapan bersama Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Balikpapan berhasil merealisasikan ekspor perdana milik CV Bone Putra Mandiri. Sebanyak 88 kg kepiting hidup telah menuju pasar Singapura sejak Juni lalu.

"Tak usah ragu, untuk jadi client "ekspor". Itupun gratis," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved