Berita DPRD Bontang
Jelang Nataru Harga Bahan Pokok Naik, DPRD Bontang Minta Pemerintah Gelar Pasar Murah
Anggota DPRD Bontang Suharno meminta pemerintah menggelar pasar murah mengingat harga bahan pokok terus merangkak naik, jelang perayaan Natal
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Anggota DPRD Bontang Suharno meminta pemerintah menggelar pasar murah mengingat harga bahan pokok terus merangkak naik, jelang perayaan Natal dan tahun baru 2024.
Menurutnya pemerintah mesti mengambil sikap melakukan intervensi langsung dengan menyediakan, kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.
Misalnya saja beras. Harga saat ini, kata dia, sudah menyentuh Rp 16 ribu per kilogramnya. Belum lagi gula pasir, minyak goreng bahkan cabai pedas juga merangkat naik.
Baca juga: Perda Penanggulangan Kemiskinan Disahkan, Ketua Komisi 1 DPRD Bontang Muslimin Harap Tidak Mandul
"Pasar murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya," terang Suharno, Kamis (7/12/2023).
Politisi PKS ini juga berharap jelang Nataru 2024 mendatang tidak ada kenaikan harga yang berlebihan. Lantaran, pada umumnya, saat Nataru keniakan harga tidak sebanyak menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Biasanya yang melonjak itu kalau Idul Fitri. Tapi semoga harga tetap stabil saat Nataru tahun ini,” harapnya.
Diketahui Kota Bontang sendiri memiliki tiga pasar. Pertama, Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), yang merupakan pasar induk. Kedua Pasar Telihan dan Pasar Taman Citra Mas Loktuan.
Sementara itu, Tribunkaltim.co berupaya meminta tanggapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bontang Edi Foreswanto, namun sampai berita itu turun belum ada jawaban yang diberikan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231003_PKTOKT2.jpg)