Kamis, 21 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Pj Bupati PPU Makmur Marbun Tegaskan Tidak Ada Pengadaan Kendaraan Operasional di 2024

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menegaskan tahun depan pihaknya tidak melakukan pengadaan kendaraan atau mobil dinas

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Puluhan mobil dinas baru untuk lurah di PPU berjejer di halaman kantor Bupati Penajam Paser Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dipastikan pada 2024, tidak ada pengadaan kendaraan dinas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menegaskan tahun depan pihaknya tidak melakukan pengadaan kendaraan atau mobil dinas.

Hal itu karena anggaran pada 2024 akan difokuskan pada kepentingan masyarakat.

Baca juga: ASN yang Nekat Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik, Plt Bupati PPU Sebut Sanksi Bakal Menunggu

Apalagi pada masa pemerintahan sebelumnya telah dilakukan pengadaan mobil dalam jumlah besar.

Salah satunya yakni pembagian mobil dinas kepada seluruh lurah, yang ada di Kabupaten PPU.

"2024 tidak ada pengadaan mobil, sudah dilakukan kemarin," ungkapnya pada Selasa (12/12/2023).

Ia juga menjelaskan bahwa untuk mendukung operasional SKPD, mereka dibolehkan untuk menyewa kendaraan.

Biaya sewa kendaraan pertahun lebih menghemat anggaran, dibanding harus membeli atau pengadaan baru.

Baca juga: Plt Bupati PPU Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Keperluan Mudik

"Sudah cukuplah sewa aja, karena itu bekisar Rp 90 juta aja pertahun, daripada beli mobil ratusan juta, belum lagi operasional dan servisnya," sambungnya.

Diketahui, puluhan mobil dinas baru untuk lurah berjejer di halaman kantor Bupati PPU.

Mobil tersebut untuk mendukung kegiatan para lurah, sebab beberapa kelurahan di PPU berjarak cukup jauh dari ibu kota kabupaten.

Meski demikian, pembagiannya belum dilakukan lantaran Pj Bupati ingin mengevaluasi kinerja para lurah terlebih dahulu.

"Belum saya berikan karena saya mau lakukan revitalisasi dulu, penyegaran karena banyak aduan dari masyarakat lurahnya tidak pernah ada ditempat dicari gak ada, dan apakah tepat membagikan mobil sementara masyarakat saja seragam sekolah tidak ada, saya bilang sebentar dulu," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved