Sabtu, 25 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Diduga Biang Kerok Banjir Berlumpur di Mugirejo Samarinda, Walikota Andi Harun Gelar Sidak

Diduga biang kerok banjir berlumpur di Mugirejo Samarinda, Walikota Andi Harun gelar sidak.

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Sintiya Alfatika Sari
Walikota Samarinda Andi Harun saat sidak lokasi tambang batu bara milik konsesi CV Limbuh yang dikerjakan oleh PT EGI pada Rabu (20/12/2023) sore. Aktivitas tambang di lokasi itu diduga menjadi penyebab banjir parah disertai lumpur di kawasan Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada Sabtu lalu (16/12/2023) kemarin mengakibatkan banjir berlumpur di kawasan Kelurahan Mugirejo, Samarinda.

Tak sampai di situ, banjir juga merambah ke belasan titik lain di Kota Tepian.

Padahal, pembenahan drainase terus digencarkan oleh Pemkot Samarinda.

Pembenahan drainase itu bahkan dilakukan di tiap sudut kota sehingga dinilai berhasil.

Baca juga: 12 RT di Sungai Pinang Samarinda Diterjang Banjir. Ada Kontribusi dari Buangan Air Tambang Batu Bara

Tak ayal, banjir yang melanda kemarin pun menggegerkan banyak pihak.

Apalagi, kejadian itu tak sesuai dengan prediksi Walikota Samarinda Andi Harun.

Setelah ditelusuri asal mulanya, ditemukan bahwa air bercampur lumpur tersebut merupakan kiriman dari salah satu kawasan tambang batu bara milik konsesi CV Limbuh yang dikerjakan oleh PT EGI.

Bermebus kabar, pemilik tambang tersebut tak memiliki rencana kerja dan anggaran belanja (RKAB).

Kabar itu pun telah dikonfirmasi oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.

Tak tinggal diam, Rabu (20/12/2023) sore, Wali Kota Andi Harun beserta jajaran, kepolisian, pemprov, dan BWS Kalimantan IV melakukan sidak ke lokasi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Kembali Melanda Samarinda, Jebolnya Tanggul Tambang Diduga Jadi Penyebab

Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co, kedatangan rombongan disambut warga setempat dan perwakilan perusahaan tambang.

Perusahaan tambang itu diwakili Direktur Operasional PT EGI, Yulianto dan KTT CV Limbuh, Ander.

Yulianto mengaku, pihaknya tak melakukan aktivitas tambang sepanjang tahun 2023.

"Tidak ada kegiatan pak, hanya melakukan perbaikan dan perawatan saja. Tidak ada kegiatan mengambil batu bara," ujarnya di hadapan rombongan Walikota Andi Harun.

Namun, apa yang disampaikannya ditepis warga.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved