Minggu, 3 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Gabungan Ormas Adat Paser Gelar Belian Melas Taon 2023, Hari Ini Lakukan Ritual Merse Kampong 

Gabungan ormas adat Paser gelar Belian Melas Taon 2023, hari ini lakukan ritual Merse Kampong.

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Syaifullah Ibrahim
Ritual Bapelas Merse Kampong yang dilakukan oleh mulung saat kegiatan Belian Melas Taon di Sekretariat Paser Bekerai, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Minggu (24/12/2023) hari ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Gabungan organisasi masyarakat (ormas) adat di Kabupaten Paser menggelar ritual pembersihan kampung atau Bapelas Merse Kampong.

Kegiatan Belian Melaos Taon 2023 yang dimulai sejak 22 Desember 2023 malam hingga Minggu (24/12/2023) ini berlangsung  di Sekretariat Paser Bekerai, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Penanggung jawab kegiatan, Syukran Amin menyampaikan, Belian Melas Taon merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. 

"Melas Taon dicetuskan sejak awal tahun 2015, sementara Belian sendiri merupakan acara inti dari melas taon," terang Syukran. 

Baca juga: Truk Muatan Batu Bara di Paser Lebihi Kapasitas Angkutan Kelas Jalan

Belian Melaos Taon 2023 merupakan hasil kesepakatan bersama antara pegiat budaya, organisasi masyarakat, masyarakat adat.

"Kegiatan dilaksanakan dua malam dengan tema Bapelas Merse Kampong, atau membersihkan kampung dari segala macam marabahaya," tambahnya. 

Sementara acara puncak dari Belian Melaos Taon meliputi Ngantar Pengundur, atau memberi persembahan dan terakhir Larung Jakit di Sungai Kandilo. 

Syukran menambahkan, Belian merupakan pelengkap dari Melas Taon.

Pasalnya, sebelumnya pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Paser dan organisasi masyarakat adat tidak dilaksanakan. 

"Karena melas taon yang diadakan di gentung temiang itu, ada salah satu poin utama yang tidak dilaksanakan yaitu Belian. Makanya, kami bersepakat untuk melaksanakan Belian Melas Taon," ungkapnya. 

Baca juga: Sukses Diterapkan di 5 SD, DKP Paser Bakal Kembali Gelorakan Program Genius Tahun Depan

Belian, lanjut Syukran, merupakan semacam ritual atau salah satu prosesi yang biasanya untuk penyembuhan orang sakit. 

"Tergantung dari permintaan, Kalau kita mintanya untuk Bapelas Merse Kampong, maka itu yang dilakukan oleh mulung (pembaca doa) dan Belian ini merupakan ritual tertua untuk suku Paser," ulasnya. 

Belian Melas Taon diselenggarakan oleh Paser Bekerai, Laskar Pertahanan Adat Paser (LPAP), Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Lembaga Adat Negeri Paser (LANP) dan masyarakat adat lainnya. 

"Sebelum Belian dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan ritual Sabi Sepa (permisi) sebagai pembuka oleh Mulung melakukan ritual dua malam berturut-turut," tutup Syukran sebagai penanggung jawab kegiatan. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved