Berita Nasional Terkini
Kronologi Kecelakaan, Dugaan Penyebab Tabrakan Kereta di Petak Stasiun Haurpugur Bandung-Cicalengka
Ini kronologi kecelakaan kereta di petak stasiun Haurpugur Bandung - Cicalengka dan dugaan penyebab tabrakan kereta Cicalengka.
Sehingga hal itu membuat masinis dari kedua kereta api tersebut tidak dapat melihat dan berkomunikasi.
Menanggapi hal ini, Vice President Public Relations PT KAI, Joni Martinus menjelaskan dugaan penyebab kecelakaan kereta api masih diselidiki.
“Sejauh ini kami belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kecelakaan tersebut. Karena tentu harus kita dalami dan kita lakukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut,” ungkap Joni, dikutip dari siaran langsung KompasTV.
Baca juga: Dampak Pembangunan IKN Nusantara, Rel Kereta Api Sepanjang 2.428 Km Bakal Membentang di Kalimantan
Joni juga menerangkan, saat ini PT KAI tetap akan mengoperasikan kereta api dengan cara memutar.
“Tadinya yang kereta api melewati jalur selatan dari Bandung menuju ke Tasikmalaya dan Banjar saat ini kita lakukan upaya memutar melalui utara dari Bandung ke arah Cikampek,” kata Joni.
Empat Petugas Meninggal Termasuk Security
Fakta baru pun terungkap, korban dari kecelakaan itu kini diketahui bertambah.
Terbaru, sebanyak empat petugas dilaporkan meninggal dunia termasuk security.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan tidak ada korban jiwa dari pihak penumpang atas insiden tabrakan KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung dengan Commmuterline Bandung Raya di petak jalur Stasiun Haurpuguh-Cicalengka, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (5/1/2024) pagi.
Hal itu diungkapkan oleh EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat.
"Dari total penumpang KA Turangga sebanyak 287 dan 191 penumpang dari KA Commuterline, ada sekitar 22 penumpang yang mengalami luka ringan dan telah dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapat perawatan," kata dia.
Perincian penumpang yang mendapat perawatan di rumah sakit tersebut, tersebar di antaranya yakni:
- RSUD Cicalengka: 18 orang
- RS Edelweis: 2 orang, dan
- RS AMC: 2 orang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.