Tribun Kaltim Hari Ini
Proses Lipat Surat Suara di Tarakan Diawasi CCTV, Terkoneksi Langsung ke KPU RI
Proses sortir sekaligus pelipatan surat suara oleh KPU Tarakan sudah berlangsung di gudang logistik di Mal Pelayanan Publik
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Proses sortir sekaligus pelipatan surat suara oleh KPU Tarakan sudah berlangsung di gudang logistik di Mal Pelayanan Publik, jalan Mulawarman.
Proses sortir dan pelipatan surat suara sudah dilaksanakan sejak tanggal 6 Januari 2024. Prosesnya pun diawasi ketat oleh CCTV.
Salah satu CCTV terkoneksi ke KPU RI dan terkoneksi juga di Kantor KPU Kota Tarakan.
Ketua KPU Kota Tarakan, Nasruddin mengatakan bahwa untuk proses sortir dan lipat surat suara DPR-RI sudah selesai.
“Kemudian dilanjutkan untuk surat suara DPR provinsi dan sebagian sudah dilakukan sortir dan lipat. Untuk petugas lipat dan sortir sendiri kita melibatkan sekitar 100 orang masyarakat umum yang di rekrut dengan syarat-syarat dan telah ditracking,” tegas Nasruddin.
Baca juga: Surat Suara DPR RI dan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Tanpa Foto Calon
Dia menjamin petugas yang melipat suara tidak terafiliasi dengan parpol dan tidak terdaftar sebagai anggota parpol.
“Mereka direkrut dan sudah bekerja. Jadi untuk mekanisme sortir dan lipat itu sendiri kan kita akan memilah surat suara yang bagus dan tidak bagus dalam artian surat suara yang rusak dan tidak bisa digunakan. Sejauh ini memang ada beberapa yang rusak,” terangnya. Adapun untuk surat suara yang rusak seperti ada noda, bercak yang menutup gambar partai, nomor urut partai, nomor urut calon dan nama calon bakal dipisahkan.
“Itu pasti kita keluarkan dan kita anggap sebagai surat suara rusak yang tidak digunakan dan nanti tidak lanjutnya kita akan menyampaikan ke percetakannya untuk dilakukan percetakan ulang sesuai dengan jumlah yang rusak.
Sejauh ini jumlahnya tidak banyak hanya seribuan saja dari 170 ribuan,” bebernya. Untuk pengembalian kembali ke percetakan dan kemudian dikembalikan ke Tarakan akan secepatnya dilakukan. Karena surat suara yang dicetak akan disortir ulang.
“Jadi kalau rusak lagi diganti lagi. Kita ini melakukan sortir betul betul surat yang sampai ke masyarakat benar benar bersih tidak ada noda tidak ada tanda coblos, warnanya tidak sesuai dengan warna parpol sesuai keputusan KPU. Sempat kalau dilihat dari waktunya masih lumayan lama.
Sortir ini kita target 10 hari selesai setelah itu kita akan rekap berapa jumlah suara yang rusak nanti segera kita kembalikan untuk dicetak ulang,” urainya. Untuk akses masuk ke gudang logistik tidak bisa sembarangan orang masuk. Nantinya petugas pembawa logistik akan diperiksa dan tidak bisa membawa barang masuk ke ruangan.
“Akses bisa saja, tapi surat suara kita jaga kebersihan jadi tidak sembarang orang bisa masuk tanpa izin. Selain pengawas di lapangan kita juga melakukan pengawasan melalui CCTV untuk memastikan betul-betul yang bertugas melipat itu profesional,” jelasnya.
Petugas sendiri akan bekerja dari pukul 08.00 sampai pukul 23.00 Wita. Petugas diber jam istirahat pukul 12.00 Wita dan saat Magrib tiba. “Honornya tergantung surat suaranya dan harganya sekitar Rp300 hingga Rp400 sekian rupiah satu surat suara,” paparnya.
“Mereka melakukan pengawasan melekat pada proses sortir dan lipat kami tidak akan mulai tanpa kehadiran dari petugas dari Bawaslu,” tukasnya. (zia)
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/KPU-TARAKAN.jpg)