Pilpres 2024
Beda Strategi Anies, Prabowo dan Ganjar Berantas Korupsi di Indonesia
Tengok perbedaan strategi Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo berantas korupsi di Indonesia.
Tak hanya itu, Anies juga berjanji akan memperbaiki sistem manajemen KPK dengan membuka rekrutmen bagi pejabat dan staf KPK.
Dirinya juga tetap akan menegakkan dan mengoptimalisasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).
Baca juga: Survei Elektabilitas Capres 2024: Peta Suara Jawa Tengah, Prabowo Menang, Ganjar Cuma Unggul 4 Dapil
Berbeda dengan Anies, capres nomor urut 2, Prabowo menyampaikan pendekatan sistemik dan realistis untuk memberantas praktik korupsi.
"Kita harus secara realistis dan sistemik mengatur kualitas hidup semua yang mengatur roda pemerintahan terutama yang memegang anggaran besar," kata Prabowo.
Dia membandingkan jaminan kualitas hidup beberapa pejabat di luar negeri yang dinilai lebih terjamin daripada di Indonesia.
Tak hanya itu, Prabowo juga berjanji akan menegakkan pelaporan LHKPN jika nanti dirinya terpilih menjadi presiden.
Prabowo mendukung penjatuhan sanksi bagi para pejabat yang tidak jujur dalam menyampaikan laporan LHKPN.
Menurutnya, seluruh harta kekayaan pejabat wajib dilaporkan.
"Karena itu saya dukung LHKPN untuk ditegakkan dan diberi sanksi manakala LHKPN itu tak jujur. Semua kekayaan harus dilaporkan. Jadi intinya demikian, pendekatan secara realistis, sistemik," tutur Prabowo.
Baca juga: Survei Elektabilitas Capres 2024: Peta Suara Jawa Tengah, Prabowo Menang, Ganjar Cuma Unggul 4 Dapil
Sementara itu, Ganjar sempat menyinggung soal pejabat yang sulit melaporkan LHKPN mereka.
Berdasarkan pengalamannya, Ganjar mengatakan bahwa persoalan pelaporan LHKPN bukan hal yang sulit.
Dia mencontohkan supaya para pejabat negara bisa langsung dihampiri untuk mengisi LHKPN-nya.
"Ketika macet ternyata kuncinya gampang, undang KPN (Ketua Pengadilan Negeri), suruh isi saat itu, selesai semuanya. Ini lah pola-pola yang kita lakukan ketika koordinasi, supervisi, dan pencegahan kita lakukan," tutur Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga menyampaikan beberapa gagasannya terkait pemberantasan korupsi di Indonesia, seperti digitalisasi sistem keuangan, transparansi yang dipantau langsung oleh pimpinan tertinggi, mengembalikan independensi KPK, memastikan aparat bebas dari intimidasi, dan penguatan instrumen LHKPN.
Ganjar juga sepakat untuk memiskinkan koruptor demi memberikan efek jera. "Saya kira Pulau Nusakambangan tepat untuk itu (pelaku koruptor)," kata Ganjar. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beda Cara Anies, Prabowo, dan Ganjar Berantas Korupsi jika Terpilih Jadi Presiden 2024", Klik untuk baca:
Ikuti berita lainnya di saluran whatsapp dan google news Tribun Kaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231020_capres-2024.jpg)