Berita Berau Terkini
Ketahanan Pangan Kabupaten Berau Terbaik Se-Kaltim
Kabupaten Berau menjadi daerah dengan tingkat ketahanan pangan tertinggi di Kalimantan Timur.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau menjadi daerah dengan tingkat ketahanan pangan paling tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim).
Oleh karena itu, tahun depan ditargetkan tidak ada lagi daerah rawan pangan di Berau.
Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan mengungkapkan, indeks ketahanan pangan (IKP) di Berau merupakan yang terbaik se-Kaltim meskipun masih ada daerah yang rentan rawan pangan.
“Kita masih ada daerah rentan rawan pangan di kategori ketiga (dari enam kategori), jadi yang agak rentan ada dua kampung,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (22/1/2024).
Baca juga: Peringati BK3N, Langkah Pro Aktif PT Berau Coal dalam Mewujudkan Keselamatan Pertambangan
Dikatakannya, Berau pun berhasil mendapatkan terbaik satu panji keberhasilan pembangunan di bidang ketahanan pangan tahun 2024.
Adapun data peta ketahanan dan kerentanan pangan di sepanjang tahun 2023 akan segera dirilis pihaknya.
Hal itu akan menjadi acuan bagi instansi terkait untuk melakukan intervensi terhadap kewenangannya masing-masing, di mana tujuannya untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah.
“Kami akan merilis secepatnya. Ada penurunan dari tahun ke tahun terkait jumlah kampung rentan rawan pangan di Berau,” bebernya.
Baca juga: Pemkab Berau Ikuti Rakor Inflasi Tahun 2024, Stok dan Harga Beras Aman
Ketahanan pangan sendiri adalah kondisi terpenuhinya pangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup.
Baik itu jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengukur tingkat ketahanan pangan di seluruh Indonesia berdasarkan beberapa indikator utama yang telah ditetapkan.
Sedangkan untuk kondisi ketahanan pangan di kampung-kampung di Berau, dikatakan Rakhmadi, setiap tahun semakin baik.
Itu jelas menurunkan jumlah kampung rentan rawan pangan di Bumi Batiwakkal.
“Ketahanan pangan ini bukan hanya dinas kami saja yang berperan, tapi juga dari seluruh OPD terkait yang memengaruhi ketahanan pangan dari indikator Bapanas,” terangnya.
Baca juga: 2.694 Pemilih Pemula pada Pemilu 2024 di Berau Belum Punya e-KTP, Disdukcapil Jemput Bola
Seperti halnya presentase masyarakat miskin, jelas membutuhkan peran Dinas Sosial (Dinsos) Berau untuk mengatasi hal itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/2024022_Kepala-Dinas-Pangan-Berau-Rahmadi-Pasarakan.jpg)