Berita Samarinda Terkini
DBON Kaltim Gelar Kejurprov 3 Cabor Usia Dini, Angka Besi, Panahan dan Karate
Desain Besar Olahraga Nasional (DBON ) Kaltim gelar Kejuaraan yang meliputi 3 Cabang Olahraga (Cabor) yaitu, Karate, Panahan, dan Angkat Besi
Penulis: Rahmat Pratama | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Desain Besar Olahraga Nasional (DBON ) Kaltim gelar Kejuaraan yang meliputi 3 Cabang Olahraga (Cabor) yaitu, Karate, Panahan, dan Angkat Besi.
Kejuaraan ini diikuti oleh ratusan atlet usia dini dari Kalimantan Timur. Atlet tersebut berkisar antara 9-15 tahun.
Saat ditemui usai kegiatan pembukaan kejuaraan DBON Kaltim.
Ketua Harian Tim Koordinasi DBON Kaltim Syirajuddin mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mengasah mental atlet yang sudah dan belum lolos seleksi di DBON Kaltim.
"Kejuaraan usia dini itu sangat jarang digelar di Kaltim. Ini bagus dalam rangka mereka berproses pengasahan mental bertanding. Supaya bisa melihat kemampuan dia, "ucap Sirajuddin.
Baca juga: DBON Kaltim Siapkan Akademi Khusus untuk Atlet yang Lolos Seleksi
Baca juga: Gelar Kejurprov Voli Putri dan Zumba Se-Kaltim, DBON Siapkan Hadiah Rp 100 Juta
Lanjut dirinya mengungkapkan bahwa ini merupakan tahap awal yang dilakukan oleh DBON Kaltim.
Nantinya, seluruh cabor yang masuk dalam akademi DBON akan digelar kejuaraan yang sama dalam rangka seleksi lanjutan.
"Bagaimana dia berhadapan dengan lawan. Jadi tiga cabor ini angkat besi, panahan dan karate ini baru awal,",jelasnya.
Lebih lanjut dirinya menyebut telah mempersiapkan akademi dan telah berkerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim guna memfasilitasi atlet usia dini yang berbakat.
Baca juga: Gelar Kejurprov, DBON Kaltim Fokus Jaring Atlet Usia Dini
"Nanti akan ada program berikutnya DBON dalam rangka menyiapkan atlet usia dini. Nanti kami berkolaborasi dengan Dispora terkait akademisi yang akan digelar dalam waktu dekat,"tutupnya. (*)
| Dishub Samarinda Perluas CFD, Mulai Besok Jalan Anggi Ditutup Total Tiap Akhir Pekan |
|
|---|
| Polresta Samarinda Ringkus Pengendara Motor Pembawa 0,75 Gram Sabu di Lok Bahu |
|
|---|
| 12.585 Peserta UTBK 2026 Bersaing Perebutkan Kursi Kuliah di Universitas Mulawarman Samarinda |
|
|---|
| WFH Samarinda Hemat 1.178 Liter BBM, Tekan Biaya Rp18 Juta Sehari |
|
|---|
| WFH Samarinda Capai Kepatuhan 99 Persen, Hemat BBM dan Turunkan Emisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240127K-adispora-Agus-Hari-Kesuma.jpg)