Tribun Kaltim Hari Ini
Andi Harun Optimistis Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda Rampung November
Namun hingga saat ini, proyek yang dicanangkan Pemkot dalam rangka untuk memajukan perekonomian kota Samarinda ini baru saja masuk dalam tahap lelang.
Penulis: Martinus Wikan | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masa kepemimpinan Walikota Samarinda Andi Harun akan segera berakhir pada November mendatang. Sejumlah proyek besar pun mulai dikebut tahun ini, salah satunya revitalisasi Pasar Pagi.
Meski demikian, hingga saat ini masih terjadi gesekan antara Pemkot Samarinda dengan para pemilik ruko bersertifikat hak milik di Jalan Mas Tumenggung.
Atas hal tersebut, Andi Harun mengaku tetap optimistis proyek ini akan tuntas sebelum masa jabatannya bersama dengan Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso berakhir.
Baca juga: Pemilik Ruko Belum Sepakat soal Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda, Andi Harun Beber Penyebabnya
"Mudah-mudahan delapan hingga sembilan bulan pekerjaan bisa kita selesaikan," ungkapnya (26/1/2024).
Sebelumnya, rencana revitalisasi ini memang ditargetkan berjalan di awal tahun. Namun hingga saat ini, proyek yang dicanangkan Pemkot dalam rangka memajukan perekonomian kota Samarinda ini baru saja masuk dalam tahap lelang.
Andi Harun menjelaskan bahwa progres saat ini sesuai dengan prediksi yang telah diperkirakan oleh pihaknya. “Sampai saat ini masih on the right track. Karena memang jadwal pembangunan fisik kita itu di bulan Februari,” paparnya.
Selanjutnya, Andi Harun memastikan bahwa terkait pembongkaran bangunan dipastikan rampung segera, sebab dirinya menilai bahwa tahap ini relatif tak memakan waktu lama.
“Paling lambat 3 minggu, minggu pertama bulan Februari ini sudah bersih, dan di akhir Februari sudah bisa dilakukan pembangunan secara fisik,” katanya.
Baca juga: Andi Harun Pastikan Pembongkaran Pasar Pagi Samarinda Segera Selesai, Paling Lambat 3 Minggu
Di samping itu, dirinya tetap berkomitmen untuk mengkebut proyek ini. Dengan harapan, Pasar Pagi Samarinda akan hadir dengan wajah baru yang lebih modern dan mampu mendongkrak perekonomian Samarinda menjadi lebih optimal.
"Mudah-mudahan November sudah bisa difungsikan sekaligus resmi," pungkasnya.
Terkait penolakan rencana penutupan Jalan Mas Tumenggung yang ditolak warga, Andi Harun angkat bicara. "Tentu mungkin kebijakan itu karena kurang tersosialisasi sehingga masih mendapatkan penolakan. Dan kita akan terus melanjutkan komunikasi," ungkapnya, (26/1/2024) malam.
Sebelumnya, pihak Pemkot Samarinda termasuk tim revitalisasi Pasar Pagi juga telah menawarkan dua opsi bagi para pemilik ruko ber SHM tersebut, yakni opsi tukar guling dan pembebasan sesuai dengan hitungan appraisal.
Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan antara Pemkot maupun pemilik ruko."Ya mudah-mudahan ke depan setelah tersosialisasi dengan baik masyarakat bisa memahami," ujarnya.
Baca juga: Rekayasa Jalan Mas Tumenggung Pasar Pagi Samarinda Ditolak Warga, Andi Harun: Perlu Sosialisasi
Di samping itu, orang nomor satu di Kota Samarinda ini menjelaskan bahwa rencana revitalisasi Pasar Pagi telah terdaftar di Sistem Informasi Rencana Umum Pengaduan (SIRUP) dan memasuki tahap lelang.
"Seminggu lagi, dan kami telah memberikan arahan kepada Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) untuk bisa paling lambat bulan Februari pembangunan fisik Pasar Pagi sudah dimulai," pungkasnya.
| Jangan Pakai e-KTP saat Check In Hotel, Kemendagri Sarankan Masyarakat Pakai Identitas Lain |
|
|---|
| Sopir Dipaksa Antre Panjang, Penyaluran BBM Subsidi di Balikpapan Sudah Melampaui Kuota |
|
|---|
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240127_Pasar-Pagi-Samarinda-pada-November.jpg)