Berita Samarinda Terkini
Dinas Perkebunan Kaltim Target 2024 Perkebunan Rakyat 2.320 Hektare, Apa itu Perkebunan Rakyat?
Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur menetapkan target pengembangan perkebunan rakyat seluas 2.320 hektare pada tahun 2024 ini.
Penulis: Ata | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur menetapkan target pengembangan perkebunan rakyat seluas 2.320 hektare pada tahun 2024 ini.
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir menjelaskan bahwa untuk mendapatkan bantuan pengembangan, kelompok tani harus mengajukan proposal ke dinas kabupaten/kota yang membidangi perkebunan.
Proposal tersebut lantas akan diverifikasi oleh pihaknya.
Adapun rincian target pengembangan perkebunan rakyat adalah sebagai berikut:
Baca juga: Jadi Tujuan Warga Samarinda saat Weekend, Beragam Olahraga Tradisional Hadir di Gelora Kadrie Oening
- Penambahan areal tanaman perkebunan seluas 470 hektare yang meliputi kakao (100 hektare), karet (100 hektare), kelapa sawit (100 hektare), lada (50 hektare), pala (50 hektare), aren (25 hektare), kopi (20 hektare), dan kakao Mahakam Ulu (25 hektare).
- Pemeliharaan/intensifikasi tanaman perkebunan seluas 1.950 hektare yang meliputi kakao (100 hektare), karet (200 hektare), kelapa sawit (300 hektare), lada (150 hektare), kelapa dalam (100 hektare), pala (50 hektare), aren (50 hektare), dan kelapa sawit (MP) (1.000 hektare)
- Peremajaan tanaman perkebunan seluas 350 hektar yang meliputi karet (300 hektare) dan kakao (50 hektare).
- Rehabilitasi tanaman perkebunan seluas 50 hektare.
"Target ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tukar petani di masa depan," jelas Muzakkir, Minggu (28/1/2024).
"Verifikasi meliputi aspek CP/CL perkebunan, yaitu adanya pengurus, legalitas areal, dan status kawasan hutan. Jika tidak memenuhi syarat, permohonan tidak bisa diproses," sambungnya.
Setelah lolos verifikasi, bantuan berupa barang/jasa akan diserahkan ke kelompok tani/gabungan kelompok tani.
Muzakkir menambahkan bahwa Disbun terus memberikan dukungan dan motivasi kepada kelembagaan petani untuk mengembangkan usaha perkebunan rakyat.
"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan perkembangan budi daya perkebunan," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, efek sektor perkebunan adanya Ibu Kota Negara dirasakan dan harus ada peran pemerintah dalam menjawab tantangan ini.
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir menegaskan IKN memang dampaknya dari sisi ekonomi menjadi tinggi, khusus sektor perkebunan.
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim
perkebunan rakyat
perkebunan
tanaman
TribunKaltim.co
Kalimantan Timur
| Jadwal Mati Air di Samarinda 20 Mei 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak |
|
|---|
| Samarinda Pionir Manajemen Talenta di Kaltim, Walikota Andi Harun Beberkan 3 Manfaatnya |
|
|---|
| Perangi Obat Ilegal, BPOM Samarinda Buka Posko Aduan dan Gandeng BNN Tanah Merah |
|
|---|
| Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Batang Rokok Ilegal dan 2.160 Liter Miras |
|
|---|
| Sering Tambal Jalan Rusak Pakai Uang Sendiri, 4 Ojol di Samarinda Ini Dapat Penghargaan dari Dishub |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240129_perkebunan-rakyat.jpg)