Senin, 13 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Pj Gubernur Akmal Malik Sebut 60 Persen Pekerja di Kaltim Luar Daerah

PJ Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik membeberkan pekerja di Kalimantan Timur didominasi masyarakat luar daerah

Penulis: Ardiana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ARDIANA
PELATIHAN - Pj Gubernur Kalimantan Timur membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) kota Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/ARDIANA 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PJ Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik membeberkan pekerja di Kalimantan Timur didominasi masyarakat luar daerah.

Ia mengatakan, 60 persen pekerja di Bumi Etam adalah pendatang dan telah bersertifikasi sehingga tenaga kerja bersertifikasi sangat diperlukan.

"Itulah kenapa kita punya tantangan, kita ingin memperbanyak tenaga yang bersertifikasi, sehingga peluang pekerjaan bagi warga Kaltim tidak diambil oleh orang luar," ujarnya saat diwawancarai media selepas Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) kota Balikpapan, Selasa (30/1/2024).

Menurutnya, saat ini kendala yang terjadi di tengah masyarakat Kaltim adalah sertifikasi kompetensi. Untuk itu, pelatihan kerja sangat dibutuhkan untuk menciptakan sumber daya manusia ahli.

Baca juga: PJ Gubernur Kaltim Akmal Malik Pastikan Seluruh Logistik Pemilu Aman di Kota Balikpapan

Baca juga: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Sebut Kukar Susul PPU untuk Implementasi Data Desa Presisi

"Kaltim membutuhkan manpower dan sumber daya manusia yang betul-betul ahli dan memiliki kualitas di P2 seperti sekarang ini," ungkapnya.

"Sehingga, tak ada lagi alasan bagi perusahaan-perusahaan untuk menolak karena tak ada sertifikasi. Karena kendala kita memang di sertifikasi," bebernya. Untuk diketahui, Pelatihan Berbasis Kompetensi tersebut diikuti sekitar 64 peserta dari Kabupaten Paser.

Diantaranya, bidang operator excavator angkatan I sebanyak 16 orang, juga excavator angkatan II sebanyak 16 orang.

Termasuk juga service sepeda motor injeksi sebanyak 15 orang, hingga Barista angkatan I diikuti oleh 16 orang.

Selain itu, Akmal mengimbau pada para pencari kerja dalam pelatihan tersebut, agar tak hanya menjadi karyawan, melainkan membuka lapangan kerja untuk orang lain.

Baca juga: Cara Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Ciptakan Pembangunan Tepat Sasaran di Kalimantan Timur

"Saya sudah sampaikan pada calon operator ataupun calon barista tadi, jangan hanya setelah itu, jadi karyawan atau pekerja saja. Niatkan suatu saat nanti jadi pengusaha dan mensejahterakan orang lain," pungkasnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved