Tribun Kaltim Hari Ini
Bawaslu Bulungan Nilai TPS Perbatasan Berau pada Pemilu 2024 Rawan Pelanggaran
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi dan Humas Bawaslu Bulungan, Riswan mengatakan pengawasan distribusi logistik pemilu secara melekat
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Bulungan mendapat atensi serius Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jelang distribusi logistik.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi dan Humas Bawaslu Bulungan, Riswan mengatakan pengawasan distribusi logistik pemilu secara melekat.
Berdasarkan informasi dari KPU Bulungan, pendistribusian logistik pemilu ke lokasi TPS dengan jarak jauh dilakukan H-2 pemungutan suara. Sementara pendistribusian ke TPS dengan jarak dekat dilakukan H-1.
Baca juga: Logistik Pemilu Kabupaten Bulungan Nyasar ke Berau
“Teman-teman dari Bawaslu sudah siap semua. Sampai ke Panwaslu di tingkat kecamatan hingga di Pengawas TPS,” kata Riswan.
Pengawasan turut dilakukan dalam proses persiapan distribusi. Logistik pemilu yang hendak dikirim sudah dikemas dengan baik pada awal pekan ini.
“Semalam (Selasa) sudah dikemas dengan baik sebelum didistribusikan, kami terus lakukan pengawasan melekat secara tersistem sesuai jajaran,” paparnya.
Unsur Pimpinan Bawaslu Bulungan akan membagi diri saat hari pemungutan suara. Sejumlah daerah akan dipantau secara optimal. “Kami nanti ada yang ke Tanah Kuning, ke Sekatak, ke Peso dan daerah lainnya,” jelas Riswan.
Pola pengawasan yang dilakukan Bawaslu Bulungan sudah berdasarkan pemetaan indikator sesuai instruksi Bawaslu RI. Pengawasan mempertimbangkan lokasi TPS, tingkat kerawanan dan riwayat keamanan TPS dan lainnya.
Baca juga: Pemilu 2024, Kodim 0903/Bulungan Tempatkan TNI Tiap Desa hingga Larangan Atribut Politik
“Kami sudah ada pemetaan, nanti kami akan koordinasi ke kepolisian dan teman-teman lain yang terlibat langsung,” jelasnya. Riswan mengungkapkan, salah satu TPS yang dinilai rawan berada di wilayah kilometer 57 yang berbatasan dengan Kabupaten Berau. Potensi dugaan pelanggaran pemilu di sana disebut sangat luar biasa.
“Di sana ada potensi mobilisasi masyarakat dari luar wilayah. TPS yang rawan juga blank spot karena jaringan susah. Nanti teman-teman dari Bawaslu Bulungan akan langsung turun ke sana. Kami juga sudah koordinasi dengan kepolisian agar pengamanan bisa ditingkatkan,” katanya.
Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Bulungan, melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu 2024 di Tanjung Selor, Rabu (7/2/2024).
Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai kelompok masyarakat.
Riswan menjelaskan, poin utama pengawasan partisipatif adalah keberanian melapor dari masyarakat.
“Poin sebenarnya adalah berani lapor ketika ada dugaan pelanggaran di lapangan, baik yang diketahui individu bersangkutan atau dialami orang sekitar. Dengan itu, partisipasi pengawasan bisa bertambah dan meningkat,” kata Riswan.
Baca juga: Alasan Gerindra Bulungan Optimis Prabowo Subianto jadi Presiden RI Berikutnya
Sosialisasi kali ini menjadi penutup beberapa rangkaian kegiatan serupa sebelumnya. Bawaslu Bulungan dalam beberapa hari ke depan akan disibukkan dengan sejumlah tahapan pemilu.
Mulai dari penertiban alat peraga kampanye (APK), pendistribusian logistik pemilu dan pendampingan Form C Pemberitahuan.
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
| Alasan Dirut Bankaltimtara Diganti, Gubernur Rudy Mas'ud Singgung Minimnya Kandidat Putra Daerah |
|
|---|
| Bawa Bipang dari Kampung, Saleh Pulang Bareng Ribuan Pemudik ke Balikpapan |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Naik, Pemudik dari Kaltim Beralih ke Jalur Darat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/BAWASLU-BULUNGAN1.jpg)