Selasa, 14 April 2026

Berita Bontang Terkini

Molor, Kontraktor Proyek Perbaikan Longsoran di Bontang Lestari Didenda Rp 15 Juta Per Hari

Pekerjaan molor, kontraktor proyek perbaikan longsoran di Bontang Lestari didenda 15 juta per hari.

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Muhammad Ridwan
Proyek pekerjaan longsoran di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari, Kota Bontang, yang tak kunjung rampung. Pemerintah memberikan kesempatan kedua, denda tetap berjalan sebesar Rp 15 juta per hari. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - PT Bangun Pilar Persada menanggung beban denda Rp 15 juta per hari lantaran tak kunjung merampungkan pekerjaan longsoran di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari, Kota Bontang.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Bontang, Anwar Usman mengungkapkan, proyek itu tetap berlanjut.

Pemerintah memberikan penyedia kesempatan kedua untuk menyelesaikan proyek penahanan dinding tahan tersebut.

Baca juga: Penurunan Jalan Cipto Mangunkusumo Bontang, DPRD Usul Langkah Darurat dan Pemkot Siapkan Rp2 Miliar

Mesti demikian, PT Bangun Pilar Persada berkewajiban membayar denda 1 persen dari nilai kontrak per harinya.

"Denda tetap berjalan, nilainya Rp 15 juta per hari," ungkap Anwar saat ditemui TribunKaltim.co, Senin (19/2/2024).

Menurut Anwar total denda yang harus dibayarkan kurang lebih Rp 1,1 miliar dengan asumsi 75 hari.

"Adendum awal 50 hari, selesai di tanggal 20 Februari. Kemudian diberikan kembali kesempatan selama 25 hari ke depan," bebernya.

Baca juga: Longsor di Jalan Soekarno-Hatta Bontang, Perbaikannya 20 Hari Target 97 Persen

Dengan tambahan waktu kerja, kontraktor mengupayakan untuk menyelesaikan kerja minimal 97 persen hingga tenggat waktu. 

Lebih lanjut untuk mengebut pengerjaan, kontraktor juga sudah menjual beberapa alat berat mereka untuk menutupi kekurangan finansialnya. 

Apalagi dalam proyek ini, untuk sisa uang yang belum dibayarkan, termasuk dengan uang muka senilai Rp4,5 miliar. 

"Mereka sampai jual alat berat itu untuk mengebut pengerjaan ini. Kita masih terus optimis bisa selesai," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved