Berita Nasional Terkini
Fenomena Alam Hari Tanpa Bayangan Di Indonesia, Kapan Jadwal di Kalimantan Timur?
Fenomena hari tanpa bayangan. Simak penjelasan dan informasi terkait hari tanpa bayangan di Indonesia, inilah jadwal di Kalimantan Timur, Samarinda
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
TRIBUNKALTIM.CO - Simak penjelasan dan informasi terkait fenomena alam Hari Tanpa Bayangan di Indonesia, berikut jadwal Hari Tanpa Bayangan di Kalimantan Timur, Samarinda.
Fenomena hari tanpa bayangan periode pertama 2024 akan melanda Indonesia mulai Rabu (21/2/2024).
Baca juga: Jadwal Festival Hudoq Pakayang di Mahakam Ulu Kaltim, Masuk Event Nasional
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena hari tanpa bayangan atau kulminasi utama di Indonesia umumnya terjadi mulai 21 Februari 2024.
Meskipun begitu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyatakan bahwa posisi Matahari di atas zenit tidak memiliki pengaruh besar terhadap suhu atau cuaca secara keseluruhan di Indonesia.
Guswanto menekankan bahwa faktor lain seperti kondisi perawanan, terutama awan konvektif yang terkait dengan cuaca buruk seperti badai petir dan hujan lebat dapat mempengaruhi suhu suatu wilayah.
Mengenai Maret 2024, BMKG memperingatkan bahwa ini akan menjadi masa pancaroba atau transisi dari musim hujan ke musim kemarau.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti angin kencang, puting beliung, petir, dan hujan es.
Meskipun memasuki musim kemarau secara bertahap, puncak musim ini diperkirakan baru terjadi pada Juli-Agustus 2024 mendatang.
Inilah beberapa penjelasan mengenai Hari Tanpa Bayangan yang dapat Tribunners baca.
Baca juga: Sejarah 21 Februari: Didirikannya Republik Persatuan Arab UAR untuk Pertama Kalinya
Pengertian Hari Tanpa Bayangan
Kulminasi atau transit atau istiwa' adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.
Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.
Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit.
Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat "menghilang", karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.
Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240221_HARI-TANPA-BAYANGAN.jpg)