Tribun Kaltim Hari Ini
Korban Kebakaran Kampung Pegat Bukur Kabupaten Berau, Ada yang Numpang di Rumah Ibadah
Para korban kebakaran kini mengungsi secara mandiri. Ada yang memilih mendirikan tenda di lokasi kebakaran, ada juga tinggal di rumah ibadah
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Mathias Masan Ola
TANJUNG REDEB, TRIBUN - 148 kepala keluarga korban kebakaran hebat di Kampung Pegat Bukur yang menghanguskan 98 rumah warga, terpaksa tinggal seadanya. Para korban kebakaran kini mengungsi secara mandiri. Ada yang memilih mendirikan tenda di lokasi kebakaran, ada juga tinggal di rumah ibadah dan menumpang di rumah tetangganya.
Satu kepala keluarga yang memilih mendirikan tenda di atas bekas bangunan rumahnya yang sudah terbakar mengaku kebingungan ingin pindah kemana. Tak ada pilihan lain selain mendirikan tenda dari terpal untuk ia tinggali sementara.
Selanjutnya, terdapat juga 12 kepala keluarga yang menempati gereja dan 2 kepala keluarga tinggal sementara di mushola. Para korban kebakaran ini mengaku belum tahu sampai kapan mereka akan tinggal di pengungsian.
Baca juga: TRC Disdukcapil Fasilitasi Penerbitan Dokumen Penting Korban Kebakaran Kampung Pegat Bukur di Berau
Elton, salah satu korban kebakaran mengaku tinggal sementara di rumah keluarganya yang ada di kampung Pegat Bukur. Ia dan lainnya kini berharap bantuan dari relawan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Sementara ini kami mengambil keperluan seperti pakaian, sembako dan keperluan anak-anak di posko yang menampung logistik bantuan untuk korban kebakaran,” tuturnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (10/2/2024).
“Barang berharga sudah lenyap terbakar. Hanya baju di badan saja yang tersisa,” uajrnya pilu.
Kemudian, Kepala Kampung Pegat Bukur, Suharyadi Kusuma mengatakan, bantuan untuk korban kebakaran terus berdatangan.
Bantuan sembako, pakaian dan lainnya ditampung di kantor kelurahan Pegat Bukur. Diharapkan juga akan segera ada pembangunan hunian baru untuk para korban.
Baca juga: Kondisi Terkini Korban Kebakaran Kampung Pegat Bukur Berau, Tim TRC Turun Tangan
“Kondisi saat ini cukup stabil. Para korban kebakaran memilih berpencar mencari tempat tinggal sementara,” ujarnya.
“Bantuan juga sudah kami salurkan dan telah menyediakan dapur umum. Kami hanya berharap ada bantuan untuk pembangunan rumah layak huni untuk warga kami yang terdampak dari musibah ini,” harapnya.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih menjadi misteri. Pihak kepolisian belum mengeluarkan hasil perkembangan olah TKP. (Renata Andini)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240220_Kebakaran-di-Pegat-Berau.jpg)