Berita Bontang Terkini
Anggaran Seragam Sekolah Gratis Rp15,5 Miliar, Basri Ingin Penjahit Lokal Diberdayakan
Pemerintah Kota Bontang mengucurkan Rp 15,5 miliar lebih anggaran daerah untuk pengadaan seragam sekolah tahun ini
Penulis: Mir | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang mengucurkan Rp 15,5 miliar lebih anggaran daerah untuk pengadaan seragam sekolah tahun ini.
Mengutip data yang terbit dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Kota Bontang.
Tercatat dengan anggaran tersebut pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mengadakan 42.502 pieces (psc) paket seragam gratis bagi pelajar ini terdiri dari tas, baju lengkap, dan sepatu.
Pengadaan ini terbagi dalam dua judul besar yaitu seragam batik sekolah dan seragam siswa kecil.
Terinci asumsi pembelajaan pemerintah ini kemudian dibagi kembali dalam 2 pos mata anggaran dengan judul seragam seragam siswa kecil (pertama) dengan nilai Rp1,8 miliar untuk total 4.707 pcs seragam.
Baca juga: Nasib Korban Kebakaran di Klandasan Balikpapan, Seragam Sekolah Terbakar, Rumah Rata jadi Arang
Baca juga: Jadwal Pembagian Seragam Sekolah Gratis 2024 di Penajam Paser Utara, Kecuali Baju Batik
Kedua anggaran Rp1,7 miliar untuk total 4.427 pcs.
Kemudian untuk pengadaan seragam batik sekolah juga dibagi dalam 2 pos anggaran. Pertama Rp8,7 miliar untuk sebanyak 24.212 pcs. Kedua senilai Rp3,3 miliar untuk 9.156 pcs.
Penting diketahui belanja daerah untuk seragam sekolah 2024 naik 3 kali lipat dibandingankan tahun sebelumnya, yang nilai hanya Rp 5 miliar.
Dikonfirmasi terkait tersebut, Kepala Disdikbud Kota Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan untuk pengadaan seragam sekolah kali ini, pemerintah menambah seragam batik.
"Penambahannya pada seragam batik, nilai kurang lebih Rp 12 miliar," kata Bambang, Rabu (20/3/2024).
Ia menjelaskan untuk proyek pengadaan menggunakan skema E-Katalog. Jenis kain batik yang digunakan ialah motif jaring.
Motif itu merupakan hasil sayembara yang dilakukan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) beberapa waktu silam.
Menurut Bambang yang membedakan seragam batik untuk SMP dan SD ialah warna.
Rencananya seragam gratis ini akan dibagikan pada tahun ajaran baru. Disdikbud juga berharap penyedia yang berkontrak nanti bisa memberdayakan penjahit lokal.
Makanya saat pelaksanaan negosiasi akan ditekankan melalui percakapan antara pihak Disdikbud dan penyedia.
| Mutasi Jilid II Pemkot Bontang, Lebih dari 10 Jabatan Strategis Dirombak |
|
|---|
| Mutasi 145 Pejabat Bontang, 10 Kelurahan Ganti Lurah dan Camat Dirombak |
|
|---|
| Polres Bontang Bongkar Jaringan Narkoba, 24 Pelaku Ditangkap dalam 3 Bulan |
|
|---|
| Defisit Rp100 Miliar Bayangi Bontang, Infrastruktur hingga TPP Terancam Dipangkas |
|
|---|
| Defisit Anggaran, Ada 5 Program yang Dibatalkan Pemkot Bontang, Diantaranya Perjalanan Dinas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240320-Walikota-Bontang-Basri-Rase.jpg)