Berita Samarinda Terkini
Walikota Samarinda Andi Harun Imbau Masyarakat Tetap Bijak Terkait Keputusan Pasca Pemilu
Walikota Samarinda, Andi Harun, mengajak seluruh elemen masyarakat di Samarinda untuk tetap menjaga keamanan pasca Pemilu 2024
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun, mengajak seluruh elemen masyarakat di Samarinda untuk tetap menjaga keamanan pasca Pemilu 2024 dan penetapan presiden dan wakil presiden terpilih.
"Saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk menyikapi situasi pasca Pemilu dengan bijak," ujar Andi Harun dalam keterangannya, Jumat (22/3).
Menurutnya, ruang demokrasi memang terbuka, namun persatuan nasional harus tetap dijaga sebagai prioritas utama.
Andi Harun mengingatkan bahwa konsekuensi dari kegaduhan politik bisa sangat luas, termasuk menghambat pertumbuhan ekonomi dan memicu inflasi.
"Jangan sampai kegaduhan politik terjadi dan merugikan rakyat banyak. Karena TNI-Polri dan pemerintah juga menjaganya ini setengah mati," imbuhnya.
Baca juga: Andi Harun Menegaskan Bahwa Proses Revitalisasi SMPN 5 Samarinda Harus Segera Dilakukan
Baca juga: Safari Ramadhan 2024, Walikota Samarinda Andi Harun Ajak Warga untuk Berbagi
Pasca penetapan hasil Pemilu 2024, suasana politik di Indonesia mengalami dinamika yang cukup tinggi.
Di tengah situasi tersebut, Andi Harun mengingatkan masyarakat bersikap bijaksana dalam menyikapi kondisi politik saat ini.
"Suasana yang sudah terbangun dengan baik ini adalah hasil kerja keras kita semua, dan menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama," tambahnya.
Terkait aspirasi atau pendapat yang berbeda terkait hasil pemilu, masyarakat diharapkan untuk menggunakan saluran resmi yang telah disediakan melalui Mahkamah Konstitusi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyampaikan aspirasi secara legal dan konstruktif.
Baca juga: Kantor BPBD Samarinda Pindah Lokasi, Walikota Andi Harun Setuju Desain dan Beri Catatan
"Memanfaatkan saluran resmi lebih baik daripada melakukan hal-hal yang kontraproduktif dan berpotensi mengganggu pembangunan serta ekonomi masyarakat," pungkasnya. (*)
| Raperda Reklame di Samarinda Digodok, Pelaku Usaha Minta Proses Izin Tidak Dipersulit |
|
|---|
| Samarinda Tetap Fokus Kurangi Kawasan Kumuh di Tengah Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| Rutan Samarinda Overkapasitas Hampir Tiga Kali Lipat, Dihuni 1.267 Warga Binaan |
|
|---|
| Relokasi Pelabuhan Samarinda di Yos Sudarso ke Palaran Disiapkan, Pengerjaan Fisik Ditarget 2027 |
|
|---|
| Razia Mendadak di Rutan Kelas I Samarinda, Petugas Sita Vape dan Kompor Rakitan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240322-WaliKota-Samarinda-Andi-Harun.jpg)