Berita Bontang Terkini

APBD Perubahan 2024 di Bontang Diprediksi Tembus Rp 3 Triliun

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sony Suwito memprediksi, APBD Perubahan tahun ini menyentuh angka Rp3 triliun.

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
APBD PERUBAHAN BONTANG - Ilustrasi Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menandatangani dokumen, Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2023. SilPA dan transfer dana pusat yang menjadi sumber utama meningkatnya APBD, yang di awal tahun ditetapkan Rp 2,6 triliun. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sony Suwito memprediksi, APBD Perubahan tahun ini menyentuh angka Rp3 triliun.

Angka tersebut dihitung berdasarkan asumsi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SilPA) tahun lalu, yang mencapai Rp400 miliar, kemudian juga ditopang dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sony mengungkapkan selain dari SilPA dan PAD, dana bagi hasil pusat juga cukup besar. Sehingga APBD 2024 diprediksi yang tertinggi sejak Kota Bontang berdiri.

"Ini sifatnya asumsi," kata dia saat dikonfirmasi TribunKaltim.co di Kota Bontang, Kalimantan Timur pada Rabu (27/3/2024).

Baca juga: DPRD dan Pemprov Kaltim Sepakati APBD Perubahan 2023, Terdapat Peningkatan Rp 8,12 Triliun

Kendati begitu, Sony mengaku masih menunggu keputusan Pemerintah Pusat. Untuk memastikan nominal yang akan dikelola tahun ini.

"Sementara untuk kepastian menunggu Peraturan Kemenkeu," ucap Sony.

Ilustrasi lembaran mata uang rupiah.
Ilustrasi lembaran mata uang rupiah. (Kompas.com)

Dana Sumber Utama Bontang

D isisi lain, Wali Kota Bontang Basri Rase beberapa waktu lalu mengungkapkan rasa optimisnya APBD 2024 bisa tembus Rp 3 triliun.

Ia melihat asumsi belanja daerah dengan kacamata anggaran yang mirip yang diutarakan Sony di atas.

Baca juga: Jelang Masa Jabatan Berakhir, Walikota Bontang Basri Rase Mutasi 8 Kepala Dinas dan 7 Lurah

SilPA dan transfer dana pusat yang menjadi sumber utama meningkatnya APBD, yang di awal tahun ditetapkan Rp 2,6 triliun.

"Harapan kita bisa di angka Rp 3 triliun," bebernya.

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved