Jumat, 15 Mei 2026

Ramadhan 2024

Berpuasa saat Belum Mandi Wajib Apakah Sah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Berpuasa saat belum mandi wajib apakah sah? Ini penjelasan Buya Yahya.

Tayang:
YOUTUBE/AL-BAHJAH TV
Berpuasa saat belum mandi wajib apakah sah? Ini penjelasan Buya Yahya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Berpuasa saat belum mandi wajib apakah sah? Ini penjelasan Buya Yahya.

Dalam Islam untuk mensucikan diri ketika seseorang dalam keadaan junub adalah dengan melakukan mandi junub atau mandi wajib.

Mandi junub sendiri memiliki tata cara dan aturan ketika seseorang ingin melakukannya.

Lantas apakah boleh mandi junub dilakukan oleh orang yang berpuasa setelah Subuh? 

Baca juga: Doa Ramadhan Hari Ke-17 dan Ke-18, Keutamaan Puasa Hari Ini dan Tarawih Malam Ke-18 dan Ke-19

Baca juga: 5 Resep Menu Serba Tumis untuk Buka Puasa, Sajian Lezat yang Tak Butuh Lama Membuatnya

Baca juga: Bolehkah Mengorek atau Membersihkan Telinga Ketika Puasa? Inilah Penjelasan dan Hukumnya

Puasa adalah salah satu ibadah yang harus dilakukan oleh umat Muslim selama sebulan penuh setiap tahunnya.

Selama bulan puasa, umat Muslim diwajibkan untuk menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Lalu bagaimana dengan kondisi seseorang yang memiliki hadas besar, seperti mimpi basah atau hubungan suami istri, apakah diwajibkan untuk mandi junub sebelum puasa dimulai yakni pada saat telah memasuki waktu subuh?

Saat seseorang berada dalam keadaan junub atau memiliki hadas besar, maka tentunya ia harus melakukan mandi wajib atau mandi besar terlebih dahulu agar shalatnya sah dan diterima oleh Allah SWT.

Buya Yahya di sebuah ruangan dalam Kompleks Masjid Haji Keuchik Leumiek
Buya Yahya di sebuah ruangan dalam Kompleks Masjid Haji Keuchik Leumiek (SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN)

Lalu bagaimana dengan puasa? Bagaimana jika seseorang tidak memiliki waktu untuk mandi besar sebelum waktu subuh tiba? Apakah puasa tetap sah? Bagaimana hukum junub setelah subuh di bulan puasa?

Pertanyaan tersebut seringkali muncul terutama bagi mereka yang memiliki jadwal kerja yang padat atau terlambat bangun tidur sehingga tidak sempat mandi besar atau mandi junub sebelum waktu subuh tiba.

Baca juga: Bagaimana Hukum Makan dan Minum setelah Waktu Imsak Tiba dan sebelum Subuh? Ini Penjelasannya

Dalam sebuah video Buya Yahya menjawab yang ditayangkan di youtube Al Bahjah TV, terdapat seorang jamaah yang bertanya kepada Buya Yahya selaku ulama pengasuh LPD Al Bahjah tentang kondisi orang yang junub atau memiliki hadas besar dan tidak sempat mandi jubub sebelum waktu subuh tiba, apakah tetap sah puasanya?

Buya Yahya menjawab bahwa puasanya tetap sah karena hal tersebut bukan termasuk sembilan hal yang membatalkan puasa, bahkan apabila kita di siang hari kemudian mimpi basah dan tentunya kita harus melakukan mandi junub di waktu sedang berpuasa bukan? tentunya puasa kita tetap sah.

Maka apabila Anda dalam keadaan junub atau hadas besar setelah berhubungan suami istri di malam hari, silahkan mandi junub setelah waktu subuh tiba, puasanya tetap sah.

Buya Yahya berkata bahwa yang tidak boleh itu adalah hubungan suami istri atau bersenggama setelah waktu subuh saat berpuasa.

Baca juga: Bagaimana Hukum Keramas di Siang Hari saat Puasa di Bulan Ramadhan? Ini Penjelasannya

Hal ini akan dianggap dosa besar dan dapat membatalkan puasa.

Jika hal ini terjadi, maka pasangan tersebut harus mengqadha puasanya dan mendapat hukuman puasa dua bulan berturut-turut. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Apakah Mandi Wajib Saat Puasa Boleh Dilakukan Setelah Subuh? Begini Kata Buya Yahya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved