Berita Samarinda Terkini
Berawal Buka Jasa Cuci Baju dengan Tangan, Fanny Kini Sukses Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan
Berawal buka jasa cuci baju dengan tangan, Fanny kini sukses raup omzet Rp 40 juta per bulan.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bermodal tekad, Fanny merantau dari Batam ke Samarinda.
Berbagai usaha ia lakukan untuk bertahan hidup, sejauh itu halal.
Salah satunya membuka usaha Homie Laundry meski tanpa dengan modal.
Fanny menawarkan jasa cuci baju dari teman ke teman, berjuang melawan keterbatasan modal dan peralatan.
"Awalnya saya coba bisnis katering, tapi tidak stabil. Akhirnya saya putuskan buka jasa cuci, meskipun hanya bermodal tangan kosong," ungkap Fanny.
Baca juga: Usaha Laundry di Samarinda Banjir Orderan Jelang Lebaran
Selama 10 tahun merantau di Kota Tepian, Fanny mengakui perjalanan yang dilaluinya tak mudah.
“Saya harus berusaha meskipun susah. Saya diceraikan dan tidak diberi uang sepeser pun,” tutur Fanny.
Memulai usaha diakuinya memang tidak mudah, dirinya pun pernah mencuci baju secara manual hingga tengah malam.
“Bahkan awalnya hanya 1-2 org yang mau mempercayakan ke saya. Sampai akhirnya memberanikan diri untuk coba buat iklan dan ternyata worth it,” ungkapnya dengan haru.
Namun, kegigihannya berbuah manis, pelanggannya terus bertambah.
Fanny akhirnya mampu membeli mesin cuci dan pengering beserta alat lainnya.
“Dulu saya sempat dikucilkan karena dulu usaha di dalam gang kecil. Tapi alhamdulillah sekarang saya bisa memilih tempat yang lebih baik dan parkirannya juga bisa mengakomodir customer,” ujarnya.
Baca juga: Sabet Juara Satu Ramadhan Street Run 2024 di Samarinda, Muhammad Nur Berharap Rutin Digelar
Hasil itu diperoleh Fanny karena pelayanannya yang unggul kepada para pelanggan.
Dirinya bahkan rela membuka pintu Homie Laundry di luar jam operasional untuk pelanggan yang sibuk bekerja hingga malam hari.
"Walaupun tutup, asal di telepon customer, kami tetap buka pintu. Kami memahami kesibukan mereka dan berusaha memberikan pelayanan terbaik," kata Fanny.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.