Berita Internasional Terkini
Ancaman Serius Iran ke Israel-AS Jika Berani Balas Serangan, Pangkalan Militer Amerika Jadi Target
Ancaman serius Iran ke Israel dan Amerika Serikat jika berani balas serangan, dijamin bakal berakibat buruk
TRIBUNKALTIM.CO - Iran sudah menghentikan serangan balas dendam mereka ke Israel.
Meski demikian, Iran berjanji akan menyerang Israel lebih dahsyat lagi jika negara Yahudi tersebut berani membalas serangan mereka.
Hal ini diungkapkan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Mohammad Bagheri, mengatakan pihaknya akan menyerang Israel lebih besar lagi jika Tel Aviv melakukan serangan balasan.
Tak hanya itu, Iran juga memperingatkan Amerika Serikat bahwa dukungan apa pun terhadap serangan balasan Israel akan berakibat buruk.
Baca juga: Terjawab Tujuan Iran Serang Israel, Berlindung di Pasal 51 Piagam PBB, Targetkan Pangkalan Militer
Bagheri menegaskan pihaknya tak akan segan-segan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS).
"Respons kami akan jauh lebih besar dibandingkan serangan malam ini jika Israel melakukan serangan balasan," kata Bagheri kepada TV pemerintah, Minggu (14/4/2024), dilansir The Guardian.
Pejabat Iran menambahkan negara-negara tetangga mereka telah diberi tahu beberapa hari sebelum serangan udara ke Israel terjadi.
Saat berbicara kepada duta besar asing di Teheran, Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, mengatakan pihaknya juga telah memberi tahu AS bahwa serangannya terhadap Israel akan "terbatas" dan untuk penahanan diri.
Iran telah melancarkan serangan ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.
Serangan itu merupakan balasan atas aksi Israel di konsulat Iran di Damaskus, Suriah, yang menewaskan 13 orang, termasuk jenderal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Belum ada konfirmasi resmi mengenai berapa jumlah pasti drone atau rudal balistik dan jelajah yang dikirim Iran ke Israel.
Namun, militer Israel mengatakan Iran meluncurkan lebih dari 300 drone.
Drone Iran telah menjadi berita utama internasional selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Para pejabat Ukraine mengatakan drone Shahed milik militer Rusia rancangan Iran terus menghujani wilayah mereka.
Drone kamikaze Shahed-136 yang membawa hulu ledak relatif kecil dengan berat sekitar 50kg (110 pon) digunakan dalam serangan terhadap Israel, televisi pemerintah Iran mengatakan pada Minggu.
| Thailand Siapkan Alternatif Selat Malaka, Genjot Proyek Land Bridge Rp532 Triliun |
|
|---|
| Ingin Gulingkan Netanyahu di Pemilu, Dua Mantan PM Israel Berkoalisi Bentuk Partai Baru |
|
|---|
| PBB Peringatkan soal Krisis Pangan Global yang Dipicu Panas Ekstrem |
|
|---|
| 4 Negara Muslim Bahas Aliansi Pertahanan Regional, Bersiap Hadapi Ambisi Ekspansi Israel |
|
|---|
| Tak Hanya di AS, Gelombang Kematian Ilmuwan Juga Terjadi di China, Picu Spekulasi 'Senyap' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/iran-vs-israel2024.jpg)