Senin, 8 Juni 2026

Sejarah

Sejarah 17 April: Peringatan dan Penjelasan Apa Itu Hari Hemofilia Sedunia?

Sejarah 17 April dan penjelasan Hari Hemofilia Sedunia, diperingati setiap tahunnya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dengan hemofilia.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
Canva.com
HARI HEMOFILIA SEDUNIA - Sejarah 17 April dan penjelasan Hari Hemofilia Sedunia, diperingati setiap tahunnya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dengan hemofilia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Indonesia sendiri memiliki banyak pasien penderita Hemofilia.

Berdasarkan data Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI), penderita Hemofilia di Indonesia pada 2022 mencapai 2.958 orang, dengan 85-90 persen merupakan penderita hemofolia A. Dengan adanya peringatan ini diharapkan bisa membantu setidaknya mengurangi jumlah tersebut di kemudian hari. 

Inilah menjadi salah satu alasan terkait pentingya peringatan Hari Hemofilia Sedunia.

TribunKaltim.co telah mengumpulkan informasi terkait sejarah 17 April dan penjelasan Hari Hemofilia Sedunia.

Baca juga: Sejarah 16 April: Perayaan Hari Anggrek Nasional dan Jenis Anggrek Langka yang Perlu Dilindungi

Sejarah Hari Hemofilia Sedunia

Dikutip dari penjelasan Bem FK-KMK UGM 2021 Hari Hemofilia Sedunia diperingati setiap tanggal 17 April sejak tahun 1989.

Hari tersebut bertepatan dengan hari kelahiran Frank Schnabel, seorang founder World Federation of Hemophilia.

Hari Hemofilia diperingati setiap tahunnya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dengan jangkauan yang lebih luas mengenai penyakit-penyakit yang berhubungan dengan darah, terutama Hemofilia. 

20240415_PERINGATAN HEMOFILIA
HARI HEMOFILIA SEDUNIA - Sejarah 17 April dan penjelasan Hari Hemofilia Sedunia, diperingati setiap tahunnya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dengan hemofilia.

Tujuan utama dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran global tentang Hemofilia, penyakit langka yang mempengaruhi proses pembekuan darah, serta kondisi-kondisi pendarahan lainnya.

Hemofilia merupakan suatu penyakit keturunan yang secara khusus memengaruhi kemampuan tubuh untuk membekukan darah dengan baik.

Hari Hemofilia Sedunia tidak hanya tentang meningkatkan pemahaman masyarakat umum tentang kondisi ini, tetapi juga tentang mengumpulkan dana untuk mendukung mereka yang tidak mampu membayar pengobatan Hemofilia.

Pengobatan Hemofilia dapat sangat mahal, dan tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap perawatan yang diperlukan.

Melalui peringatan ini, Federasi Hemofilia Sedunia berharap untuk menciptakan kesadaran yang lebih besar tentang tantangan yang dihadapi oleh penderita Hemofilia dan keluarga mereka, serta untuk mendorong dukungan dan solidaritas dari masyarakat global.

Dengan demikian, Hari Hemofilia Sedunia menjadi momen penting untuk memberikan perhatian yang layak terhadap kondisi yang memengaruhi kehidupan jutaan orang di seluruh dunia.

Baca juga: Sejarah 5 April: Novelis Horror Dunia Stephen King Menerbitkan Buku Pertama Dengan Judul Carrie

Apa Itu Hemofilia?

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved