Sabtu, 11 April 2026

Sejarah

Sejarah 21 April: Makna Perayaan Hari Kartini dan Perjuangannya Membela Hak Perempuan

Informasi sejarah 21 April yaitu makna perayaan Hari Kartini di Indonesia, dan proses perjuangan Kartini memperjuangkan hak wanita dan kesetaraan.

|
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
Tribun Kaltim/Dzakkyah
HARI KARTINI - Informasi sejarah 21 April yaitu makna perayaan Hari Kartini di Indonesia, dan proses perjuangan Kartini memperjuangkan hak wanita dan kesetaraan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Penetapan peringatan Hari Kartini jatuh pada setiap tanggal 21 April didasarkan pada perayaan kelahiran R.A. Kartini pada tanggal tersebut, yakni 21 April 1879.

Upacara ini ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk menghargai jasa dan perjuangan yang dilakukan oleh R.A. Kartini.

Sebagai bentuk penghormatan, peringatan Hari Kartini diperingati setiap tahunnya pada tanggal 21 April.

Tradisi perayaan Hari Kartini dimulai pada tahun 1964 saat Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden RI Nomor 108 pada tanggal 2 Mei 1964.

Baca juga: 15 Kumpulan Twibbon Selamat Hari Kartini, Simpel Langsung Pasang Foto Dengan Berbagai Pilihan Design

Keputusan ini juga menetapkan R.A. Kartini sebagai salah satu pahlawan Indonesia.

Sejak saat itu, perayaan Hari Kartini menjadi momen penting dalam sejarah nasional, di mana masyarakat mengenang dan menghargai kontribusi besar yang telah dilakukan oleh R.A. Kartini dalam perjuangan emansipasi wanita dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

20240418_HARI KARTINI INDONESIA
HARI KARTINI - Informasi sejarah 21 April yaitu makna perayaan Hari Kartini di Indonesia, dan proses perjuangan Kartini memperjuangkan hak wanita dan kesetaraan.

1. Latar Belakang Kehidupan R.A. Kartini

Raden Adjeng Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah, pada masa kolonial Belanda di Indonesia.

Kartini tumbuh dalam lingkungan keluarga bangsawan Jawa yang taat pada tradisi, namun, dia diperbolehkan belajar oleh ayahnya yang progresif, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat.

Baca juga: 10 Contoh Puisi Hari Kartini yang Singkat dan Penuh Makna, Cocok untuk Lomba Anak SD hingga SMA

2. Perjuangan dan Kontribusi R.A. Kartini

Kartini memanfaatkan kesempatan pendidikan yang jarang diberikan kepada perempuan pada zamannya.

Kartini belajar bahasa Belanda dan memperoleh pengetahuan tentang budaya Barat serta pemikiran-pemikiran tentang hak-hak perempuan.

Kartini memanfaatkan aksesnya untuk menulis surat kepada teman-temannya, yang kemudian diterbitkan dan memberikan pandangan baru tentang peran perempuan dalam masyarakat.

3. Ide-ide Kartini tentang Emansipasi Wanita

Dalam surat-suratnya, Kartini mengecam tradisi yang membatasi perempuan untuk berkembang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved