Reshuffle Kabinet
Update Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Daftar Nama 10 Menteri yang Berpotensi Dievaluasi Versi Pakar
Update isu reshuffle Kabinet Prabowo, pakar sebut 10 menteri berpotensi dievaluasi. Simak daftar nama dan alasan yang menjadi sorotan.
Ringkasan Berita:
- Wacana reshuffle Kabinet Merah Putih kembali menjadi perhatian setelah pakar komunikasi politik Syurya Muhammad Nur menilai evaluasi kabinet merupakan langkah wajar untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.
- Sebanyak 10 kementerian dinilai menghadapi tantangan besar dan berpotensi menjadi perhatian dalam evaluasi Presiden Prabowo Subianto.
- Namun, reshuffle disebut bukan sekadar pergantian figur, melainkan upaya memperkuat kinerja kabinet menghadapi tantangan ekonomi dan pembangunan nasional.
TRIBUNKALTIM.CO - Wacana reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih yang disebut-sebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat kembali menjadi sorotan publik.
Pakar komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Syurya Muhammad Nur, menilai reshuffle merupakan langkah yang wajar dalam dinamika pemerintahan untuk meningkatkan efektivitas kerja kabinet sekaligus memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional.
Menurut Syurya, perombakan kabinet tidak semata-mata dimaknai sebagai hukuman politik, melainkan bentuk evaluasi agar seluruh jajaran pemerintahan dapat bekerja lebih selaras dengan visi dan agenda strategis Presiden.
"Reshuffle bukan sekadar hukuman politik, melainkan langkah korektif agar mesin pemerintahan berjalan selaras dengan agenda strategis Presiden," ujar Syurya dalam siaran persnya, Minggu (7/6/2026) seperti dilansir Kompas.tv.
Baca juga: Isu Menkeu Purbaya Bakal Dicopot Mengemuka, Pengamat: Tim Ekonomi Kabinet Prabowo Perlu Dirombak
Tantangan Pemerintah Dinilai Kian Kompleks
Syurya menilai pemerintah saat ini menghadapi tantangan yang semakin beragam, mulai dari menjaga pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, memperluas lapangan kerja, hingga memperkuat daya saing nasional.
Selain itu, kemampuan komunikasi publik juga menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Menurutnya, banyak kebijakan yang sebenarnya memiliki tujuan baik, namun kurang dipahami masyarakat akibat lemahnya komunikasi publik.
"Di era digital, menteri bukan hanya administrator, tetapi juga komunikator publik," katanya.
Daftar 10 Menteri yang Dinilai Berpotensi Masuk Evaluasi
Dalam pandangan Syurya, terdapat sejumlah kementerian yang berpotensi menjadi perhatian dalam evaluasi kabinet mendatang.
1. Menteri Pariwisata
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dinilai perlu menghadirkan strategi promosi yang lebih agresif untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.
2. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN
Nusron Wahid dinilai masih menghadapi tantangan besar terkait penyelesaian konflik agraria, percepatan sertifikasi tanah, serta sengketa lahan yang berpengaruh terhadap investasi.
3. Menteri Keuangan
Purbaya Yudhi Sadewa disebut menghadapi tantangan menjaga kesehatan fiskal nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250216_Kabinet-Gemuk.jpg)