Fenomena Alam
Ledakan Nova 2024, Fenomena Antariksa Sekali Seumur Hidup, Bisa Disaksikan tanpa Teropong
Ledakan Nova 2024, fenomena antariksa yang terjadi sekali seumur hidup, bisa disaksikan tanpa teropong.
TRIBUNKALTIM.CO - Ledakan Nova 2024, fenomena antariksa yang terjadi sekali seumur hidup, bisa disaksikan tanpa teropong.
Fenomena alam akan kembali terjadi di tahun ini.
Kali ini fenomena antariksa ledakan Nova yang diprediksi akan terjadi 2024 ini.
Baca juga: Terlihat di Indonesia? Info Fenomena Gerhana Matahari Total 8 April 2024, Gambar Via Live Streaming
Baca juga: Inilah Daftar Fenomena Astronomi di Bulan April 2024, Ada Gerhana Matahari Total
Baca juga: Gempa Tuban Terjadi di Zona Kegempaan Rendah, BMKG Terkejut, Pakar: Fenomena yang Jarang Terjadi
Fenomena antariksa berupa ledakan nova diperkirakan akan kembali terjadi pada April-September 2024.
Ledakan nova kali ini merupakan fenomena luar angkasa yang langka karena hanya terjadi setiap 80 tahun sekali.
Artinya, seseorang mungkin akan menyaksikan fenomena ini sekali dalam seumur hidupnya.
Apa itu ledakan nova Nova adalah ledakan bintang yang memiliki massa kecil dan memicu ledakan termonuklir. Fenomena ini berbeda dengan supernova yang merupakan peristiwa dahsyat yang menandai matinya sebuah bintang.
Pada 2024, ledakan nova terjadi pada sistem bintang T Coronar Borealis atau T CrB yang sistem bintang biner berisi katai putih dan raksasa merah.
Dilansir dari NASA, sistem bintang T CrB terletak 3.000 tahun cahaya dari Bumi dan terakhir meledak pada 1946.
T CrB akan mengalami nova di mana terjadi ledakan pada permukaan dan melemparkan materi ke luar angkasa tetapi tidak menghancurkan bintang itu sendiri.
"Saat kita menunggu nova, kenali konstelasi Corona Borealis, busur setengah lingkaran kecil di dekat Bootes dan Hercules. Di sinilah ledakan itu akan muncul sebagai bintang terang baru," tulis NASA.
Peristiwa nova juga disebut ledakan bintang atau dalam bahasa latin berarti bintang baru.
Istilah ini muncul karena fenomena tersebut menyebabkan benda langit yang tadinya redup tiba-tiba menjadi terang sehingga menimbulkan kesan seperti bintang baru.
Baca juga: Viral Fenomena Equinox yang Akan Terjadi Hari Ini 21 Maret 2024 di Indonesia, Simak Penjelasannya
Kapan ledakan nova terjadi?
Astronom NASA Bill Cooke mengatakan, ledakan nova pada sistem bintang T CrB sangat jarang terjadi jika dibandingkan dengan fenomena gerhana matahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemkot-samarinda-akan-melakukan-antisipasi-dampak-fenomena-la-nina.jpg)