Berita Penajam Terkini
6 Orang Ikut Seleksi, Jabatan Direktur Perumda Benuo Taka Penajam Paser Utara Dilelang
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah melakukan seleksi untuk mengisi jabatan Direktur Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Benuo Taka.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah melakukan seleksi untuk mengisi jabatan Direktur Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Benuo Taka.
Hal itu setelah direktur sebelumnya diberhentikan per Februari 2024 lalu, karena beberapa alasan.
Mulai dari kewajiban pembayaran gaji karyawan yang tidak ditunaikan, melakukan kegiatan tanpa melaporkan ke pimpinan daerah, dan beberapa sebab lainnya.
Baca juga: Eks Bupati PPU AGM Sempat Groundbreaking Proyek RMU, Kini Proyek Perumda Benuo Taka Itu Mangkrak
Demikian disampaikan Asisten II Pemkab PPU Sodikin, kepada TribunKaltim.co.
Sodikin menjelaskan bahwa, seleksi terbuka saat ini tengah berlangsung.
Per 23 April kemarin tahapan seleksi administrasi, untuk selanjutnya dilakukan Uji Kompetensi Kepatutan (UKK), penulisan makalah, wawancara, dan tes psikologi.
"Direktur kemarin sudah diberhentikan karena beberapa poin," ungkapnya Jumat (26/4/2024).
Ada enam orang yang mengikuti seleksi terbuka jabatan Direktur Perumda Benuo Taka. Nantinya akan terpilih tiga orang berdasarkan hasil seleksi.
Baca juga: Hari Ini, KPK Periksa Mantan Dewas dan Anggota DPRD PPU Soal Penyertaan Modal ke Perumda Benuo Taka
Kemudian, tiga nama yang lolos akan diserahkan kepada Bupati. Selaku pimpinan daerah, Bupati berhak memilih satu dari tiga nama tersebut, untuk menjadi direktur.
"Sesuai dengan rencana itu 7 Mei 2024 sudah ada laporan dari tim pansel kepada Bupati, menyerahkan 3 besar untuk Bupati bisa menentukan siapa dari 3 kandidat itu," jelasnya.
Direktur yang akan terpilih nantinya, harus menjalankan arahan pimpinan daerah. Salah satunya yakni menguatkan daya dukung ketahanan pangan daerah.
Dalam kepimpinan direktur terpilih nantinya, diberi tanggung jawab agar mengupayakan hasil pertanian di PPU khususnya gabah, tidak dijual murah keluar daerah.
"Solusinya itu adalah harus ada kerjasama dengan Perumda kita," pungkasnya. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
| Penantian Berakhir, Korban Kebakaran Pasar ITCI Tempati Hunian Baru di Maridan Penajam Paser Utara |
|
|---|
| Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polres PPU Gelar Turnamen Minisoccer |
|
|---|
| Polres PPU Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Nipah-Nipah untuk Cegah Abrasi |
|
|---|
| 3 Efek Positif dari Event Lomba Balap Perahu Bagi Warga Desa Babulu Laut Penajam Paser Utara |
|
|---|
| PPU Masuk Radar Sekolah Nasional Terintegrasi 2026, Pelajar Berprestasi Berpeluang Sekolah Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240426_Sodikin.jpg)