Senin, 13 April 2026

Berita Berau Terkini

Peringati Hardiknas, Disdik Berau Bakal Beri Penghargaan pada Guru Penggerak

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Kaltim berbagai kegiatan

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, Dinas Pendidikan (Disdik) Berau telah merangkaikan berbagai kegiatan yang dimulai pada akhir April ini 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Kalimantan Timur  telah merangkaikan berbagai kegiatan yang dimulai pada akhir April ini.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah menerangkan, pihaknya telah merencanakan berbagai kegiatan untuk menyambut Hardiknas. Seperti, festival lomba seni siswa, loka karya, upacara peringatan, turnamen futsal tingkat

Sekolah Dasar (SD), dan jalan sehat yang akan mengundang semua sekolah di empat kecamatan terdekat.

"Pada saat upacara peringatan juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan terhadap sekolah penggerak yang ada di Kabupaten Berau," ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (28/4/2024).

Rangkaian kegiatan tersebut dimaksud untuk merayakan semangat pendidikan yang menginspirasi dan membuka jalan menuju masa depan yang gemilang. Pihaknya ingin agar perayaan Hardiknas dilangsungkan sendiri dan tidak digabung dengan Hari Otonomi Daerah

Baca juga: Sejarah 2 Mei: Hari Pendidikan Nasional Indonesia, dan Logo Resmi Kemdikbudristek Hardiknas 2024

Baca juga: Peringati Hardiknas, Inilah Jejak Langkah Kontribusi Institut Teknologi Telkom Surabaya untuk Negeri

"Kami di daerah juga ingin memeriahkan Hardiknas makanya, rangkaian kegiatan sudah direncanakan sejak 26 April ini," sebutnya.

Di samping itu, Ia juga terus mendorong sekolah untuk mendapat predikat sekolah penggerak. Disebutnya, jumlah sekolah penggerak di Kabupaten Berau baru sedikit, yakni tidak lebih dari 10 sekolah, baik swasta maupun negeri.

Seperti, di SD 01 Buyung-buyung, SDN 01 Biatan, dan SMP 01 Teluk Bayur.

Pihaknya terus memacu mereka untuk semangat menjadi sekolah penggerak. Justru didaerah perkotaan hanya sedikit yang menjadi sekolah penggerak. Lantaran adanya kesalahpahaman diantara para guru-guru.

"Sayangnya, guru penggerak di Berau belum ada. Tapi Insyaallah Mei ini akan ada 24 guru penggerak," bebernya.

Karena persyaratan untuk menjadi kepala sekolah dan pengawas adalah menjadi guru penggerak. Targetnya tahun ini akan ada 90 guru di Berau yang menjadi guru penggerak. Ke depan itu juga untuk mengantisipasi kepala sekolah yang akan pensiun tahun ini.

Baca juga: Momentum Hardiknas 2023, Wagub Hadi Mulyadi Minta Program Merdeka Belajar Terus Berjalan

"Jadi pengganti kepala sekolah akan diambil dari gurru penggerak, kebijakan itu sudah ditentukan oleh pusat," katanya.

Ia berharap para guru tetap semangat untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. Dengan adanya pendidikan, masyarakat akan lebih maju, cerdas dan beradab. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved